Baznas

Mengenal Kain Sasirangan Eksklusif yang Berhasil Curi Hati Pejabat, Ini Kelebihannya

  • Bagikan

Kain sasirangan ekslusif, merupakan motif paling susah dicari atau limited edition. Mayoritas pejabat, banyak yang berhasil dicuri hatinya karena tertarik oleh kerajinan khas Kalimantan Selatan (Kalsel) terebut.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Seorang pengrajin kain sasirangan, Salamiyah mengaku, dirinya berhasil menekuni bidang ini selama empat tahun lamanya.

“Kain sasirangan eksklusif tidak bisa dipesan, kecuali ready baru bisa dibeli. Biasanya, yang beli kebanyakan hanya pejabat karena harganya juga lebih mahal, sekitar Rp 1 jutaan lebih,” bebernya kepada koranbanjar.net, Kamis,(10/06/2021).

BACA:  Taman Edukasi Ananta Hira Diresmikan, Kapolres: Agar Anak Jadi Pelopor Tertib Lalin

Kelebihan dari kain sairangan ekslusif ini yaitu menggunakan perpaduan pewarna kimia dan pewarna alam. Selain itu, kerajinan ini memakan waktu yang cukup lama karena dilakukan secara manual dan motifnya berbeda daripada yang lain, sehingga tak bisa ditiru, serta warna yang disajikan cukup rumit.

Di sisi lain, ia menceritakan motivasinya menggeluti bisnis ini. Keinginannya mengubah nasib, menjadi tekad yang kuat.

Dulunya, dia hanya seorang penjual produk make up, obat, kasur dan produk pecah belah. Namun, bakat yang dimilikinya itu dikembangkan hingga terasah.

BACA:  Prancis Unggul Sementara atas Argentina

Untuk pemasarannya, Salamiyah sudah berhasil menjual hingga ke luar kota seperti pulau Jawa. “Pemasaran hingga ke luar negeri, mungkin nanti ya masih dalam proses,” tuturnya.

Adapun, kain sasirangan yang dijual Salamiah biasanya dibeli oleh pihak sekolah untuk dijadikan seragam. Ia juga membuka jasa menjahit baju sesuai dengan keinginan konsumen.

Demikian, mengenal kain sasirangan eksklusif yang berhasil curi hati pejabat, ini kelebihannya. (MJ-37/YKW)

(Visited 11 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *