PROFILE KORAN BANJAR

 PROFILE PT. MEDIA BANJAR GRUP

PT Media Banjar Grup adalah perusahaan dengan jenis usaha perusahaan pers, surat kabar, kantor berita yang berdiri sejak September 2017. PT. Media Banjar Grup meliputi Media Online www.koranbanjar.net, www.serambimakkah.com, www.bisniskalsel.com, www.tandapetik.com.

Media Online www.koranbanjar.net update atau tayang setiap saat secara nasional, melingkupi liputan seluruh kabupaten / kota se Kalimantan Selatan.

            Sejak 9 Maret 2018, manajemen PT. Media Banjar Grup telah bekerjasama dengan aplikasi berita nasional, BaBe (Baca Berita), sehingga berita yang diterbitkan / ditayangkan www.koranbanjar.net secara otomatis juga dapat ditemukan melalui Aplikasi BaBe.

            Meskipun Media Online www.koranbanjar.net masih berusia “bayi”, namun perkembangan media onlie di bawah naungan PT. Media Banjar Grup berkembang cukup pesat hingga dapat diterima masyarakat Kalimantan Selatan pada khususnya dan pembaca nasional secara umum.

Visi dan Misi PT. Media Banjar Grup akan mendirikan media online di 4 zona wilayah Kalimantan Selatan. Bahkan memiliki anak perusahaan media di Kalimantan, dengan segmentasi yang sama, yakni mengutamakan berita lokal konten menyangkut kepentingan masyarakat dan terjadi sehari-hari, seperti persoalan fasilitas umum.

DATA PERUSAHAAN

Penerbit                                                         : PT MEDIA BANJAR GRUP

No SK Menkumham RI                                  : AHU-139.AH.02.01 TAHUN 2012 TGL 12

MARET 2012

NO AKTA NOTARIS                                       : 01/13 JULI 2017

No SIUP                                                         : 510/351/DPMPTSP/ PK / 2017

Tertanggal 22 September 2017

No SKTU                                                        : 503/954/DPMPTSP/2017

NPWP Perusahaan                                         : 82.439.097.5-732.000

No TDP                                                           : 16.01.1.82.00305

Surat Persetujuan Penanaman Modal : 503/145/SPPM-DPMPTSP/09/2019

www.koranbanjar.net

www.serambimakkah.com

 

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi                                     : Denny Setiawan, S.Sos

Penasehat Hukum                                                                  : Supiansyah Darham, SE, SH

Kepala Bagian Umum / Keuangan                                         : Humaidah, S.Sos

Redaktur Pelaksana / Koord Liputan                                     : Donny Irwan, S.Sos

Asisten Redaktur                                                                    : Hendra Lianor

Seketaris Redaksi                                                                   : Afifah

 

Staf Website :

-M. Rizky Ramadhani ,

-Achmad  Aditya Lutfhi

 

Kepala Biro Banjarmasin                                                       : Abdurrachman Leonsyah

Divisi Iklan Banjarbaru dan Martapura                                  : Eko Ary Wijaksono, SE

 

Reporter / Wartawan   :

Kabupaten Banjar       :

-Hendra Lianor

 

Kota Banjarbaru :

-M. Ari Fitriannoor

-Yuliandri Kusuma W

 

Kota Banjarmasin :

-Leonsyah

 

Kotabaru                                                                                 : Siti Hadisah

Barabai                                                                                    : Ramli

Kandangan                                                                              : Muhammad Hidayat

 

Alamat Kantor :

Jl. PM. Noor No.58, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara

Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.

Nomor Telp / WA : 081348409194

Nomor Kantor : 0511-5913215

 

No. Rekening PT. Media Banjar Grup

Bank Mandiri : 031.00122.87739

 

Email : koranbanjar2@gmail.com

FB : koranbanjar – koran banjar II

IG : @koranbanjarnew

Twitter : @koranbanjarnet

 

Email : mediaserambimakkah@gmail.com

FB : serambi.makkah.568

IG : media-serambi-makkah

PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER

 

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

  1. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.

2. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita 

  1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.

2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi                 prinsip akurasi dan keberimbangan.

3.Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:

  • Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
  • Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
  • Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
  • Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.

4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah                 verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada             berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

  1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.

2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.

3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:

  • Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
  • Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
  • Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.

4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).

5. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.

6. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.

7. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).

8. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

5. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

  1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
  3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
  4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
  • Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya :
  • Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
  • Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
  • Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

6. Pencabutan Berita

1. Berita yang  sudah  dipublikasikan  tidak  dapat  dicabut  karena  alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.

2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.

3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

7. Iklan

  1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
  2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

8. Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

9. Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

10. Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

Jakarta, 3 Februari 2012