,

Walikota Ibnu Sina Bongkar Bangunan Penyebab Banjir, Termasuk 14 Kios

oleh -1.366 views
WAWANCARA - Walikota Ibnu Sina saat diwawancarai sejumlah wartawan. (foto:leon).
WAWANCARA - Walikota Ibnu Sina saat diwawancarai sejumlah wartawan. (foto:leon).

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama stakeholder terkait langsung turun ke lapangan untuk membongkar bangunan yang berdiri di atas sungai, terutama bangunan ilegal hingga menyebabkan pembuangan air terhambat. Termasuk merobohkan 14 kios di Jl Veteran. Tak heran kini wilayah Banjarmasin juga mengalami banjir akibat saluran air terhalang bangunan.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina di sela-sela kegiatan pembongkaran juga memerintahkan jajarannya agar terus membongkar bangunan yang dinilai melanggar aturan. Hal demikian disampaikan kepada sejumlah media, Jumat (22/1/2021) di Banjarmasin.

“Bangunan berada di atas sungai atau menghalangi arus air itu tidak dibenarkan, jelas melanggar aturan dan ilegal, maka wajib dibongkar,” tegasnya ketika menanggapi situasi sebagian Kota Banjarmasin masih terendam air cukup tinggi.

Pembongkaran ini, lanjut Ibnu Sina, akan segera dilaksanakan di beberapa titik bangunan yang betul-betul menghambat arus keluar masuk air di antaranya, di sepanjang Sungai Veteran, kawasan Kuripan.

Sebelumnya Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan telah mempelopori pembongkaran Pos Polisi yang ada di depan Pasar Kuripan.

DIBONGKAR - Sejumlah kios di Jl Veteran telah dibongkar.(foto:leon)
DIBONGKAR – Sejumlah kios di Jl Veteran telah dibongkar.(foto:leon)

Masih penuturan Ibnu Sina, selain di wilayah Veteran dan Kuripan, bangunan yang harus dirobohkan karena berdiri di atas sungai juga ada di samping Jembatan Fly Over, yakni bangunan eks Toko Sasirangan atau tepatnya berada di depan Masjid Baiturrahim.

“Karena bangunan itu menghambat aliran air yang datang dari Kelurahan Manggis dan Gatot Subroto menuju Sungai Guring di Pekapuran,” terang Ibnu.

Pemenang Pilkada Kalsel 2020 sebagai Calon Walikota periode 2020-2024 ini memastikan, ada beberapa titik lagi di kawasan Jalan Ahmad Yani yang harus dibongkar.

“Ini kan kita sama-sama merasakan dampaknya, jadi bangunan-bangunan seperti itu harus dirobohkan, karena ilegal dan melanggar aturan,” tandasnya.

Terbukti, Pemerintah Kota membongkar 14 kios di Pasar Kuripan yang berdiri menutup aliran sungai Veteran Banjarmasin Timur, pada Sabtu (23/1/2021)

Pembongkaran dilaksanakan secara kolaborasi, mulai dari Pasukan Turbo dari Dinas PUPR, Satpol PP Damkar, DLH Kota Banjarmasin, Dishub Kota Banjarmasin, Dinas Perdagin dan PDAM Bandarmasih Banjarmasin, pembongkaran dipimpin langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Ibnu Sina disela proses pembongkaran itu menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak, karena ikut berperan serta membantu kelancaran penanggulangan musibah banjir ini.

“Ulun ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung pembongkaran, kios-kios yang ada di Pasar Kuripan,” ucapnya.

 

Terdapat 14 kios dirobohkan oleh petugas gabungan setelah melalui negosiasi yang cukup panjang oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dengan memberikan kebijakan waktu kepada pedagang selama 2×24 jam dan disediakan tempat untuk direlokasi.

“Jam empat sore tadi sudah jatuh deadline, sehingga malam ini kita bongkar bangunan tersebut,” katanya.

Dia berharap dengan pembongkaran bangunan yang berada tepat di atas aliran sungai ini menjadikan aliran airnya lancar. (yon/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan