Baznas

Tidak Sepakat Dengan Aksi FPI, Itu Sudah Resiko…

  • Bagikan

BANJARMASIN – Menyeimbangkan amar ma’ruf nahi munkar, FPI menggelar majelis taklim, di Sekretariat FPI Kalsel, Jl Sutoyo S, Gg 22, Teluk Dalam. Majelis Taklim FPI ini digelar setiap dua Minggu sekali, tepatnya pada malam Minggu.

“Pengasuhnya Imam FPI Kalsel Habib Zakaria dan Pimpinan DPD FPI Habib Mahdi bin Yahya,” ujar Humas FPI, Anang Tony pada koranbanjar.net, Rabu (8/11).

Jadi,  lanjut Anang Tony,  FPI tidak hanya menjalankan pencegahan kemunkaran,  tapi juga menyeru kepada kebaikan. Namun di lapangan, FPI lebih dikenal dengan pencegahan kemunkaran.

Pemberitaan yang mengemuka tentang FPI seperti itu, diakuinya karena aksi FPI yang getol mencegah kemunkaran, dan pencegahan kemunkaran selalu saja menjadi buah bibir karena banyak pula yang tidak sepakat.

“Tapi hal itu adalah resiko yang harus diemban.  Sejak zaman Rasulullah, pencegah kemunkaran ada saja yang tidak suka,” jelas Anang. 

Anang mengungkapkan kalau bagian pencegahan kemunkaran memang tak banyak dilakukan umat Islam. Hanya segelintir orang.  Karenanya,  Dia mengakui tertarik menjadi anggota FPI.

Saat ini,  sambung Anang,  jumlah anggota FPI terus merangkak naik.

“Sudah ratusan lebih. Semua tersebar tidak hanya di Banjarmasin,  hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalsel,” terangnya. 

Untuk menjadi anggota FPI tidak sulit,  cukup daftar nama dan nomor handphone.(abn)

  • Bagikan