Kota Banjarmasin

Sandiaga Uno ; Kondisi Ekonomi di Kalsel Melemah

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Kehadiran Sandiaga Salahuddin Uno (SSU) di Kota Banjarmasin, untuk mendengarkan sekaligus memberikan tanggapan mengenai berbagai permasalahan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Acara tersebut merupakan inisiasi Kadin Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Cafe Nostalgia, Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin, Sabtu (10/11/2018).

Dalam sambutan, Ketua Kadin Kalsel, Ir Edi Suryadi mengatakan saat ini kondisi perekonomian di Bumi Lambung Mangkurat semakin merosot.
Ia menilai program ekonomi yang dijalankan pemerintah saat ini banyak mengarah ke atas sehingga untuk jaringan usaha yang berada di bawah di pelosok-pelosok tidak terjangkau oleh pemerintah.

“Kondisi ekonomi kita khususnya di Kalimantan Selatan semakin merosot, hampir seluruh pengusaha-pengusaha baik pertambangan, perkebunan mengalami keterpurukan,
setiap tahun tidak ada peningkatan, malah semakin anjlok,” ungakapnya.

Penyampaian Ir Edi Suryadi langsung ditanggapi Calon Wakil Presiden pasangan nomor urut 2 Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam uraiannya yang berlangsung sekitar 15 menit, Sandiaga Uno lebih menekankan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, bukan menjadi pegawai atau karyawan sebuah perusahaan.

“Untuk kaum milenial, kalau Anda sulit mendapatkan pekerjaan, maka Anda sebaiknya menciptakan lapangan pekerjaan,”ucapnya di hadapan ratusan peserta yang hadir.

Ia menjelaskan kedatangannya adalah memenuhi undangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Selatan. Dalam hal ini Sandi diperdengarkan mengenai kondisi perekonomian di Kalimantan Selatan yang semakin melemah.

“Hal ini dipicu oleh kenaikan bahan pokok dan penurunan harga komoditas masih terasa di Kalimantan Selatan.Namun optimis kami harga komoditas ini bisa stabil ke depan, kalau kita bisa memiliki industri-industri olahan yang harga lebih stabil dan permintaan lebih stabil, ” terang Sandi dalam wawancaranya kepada wartawan.

Namun sebelum beranjak Ia menegaskan siapapun nantinya pemimpin negeri ini, permasalahan ekonomi harus diselesaikan.

“Siapapun nanti pesidennya, mari kita bersama-sama mengatasi permasalahan ekonomi negara kita yang sudah semakin buruk ini, beda pilihan politik namun tetap bersatu mengembalikan kejayaan Indonesia” pungkasnya.(al/sir)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close