RSUD Ansari Saleh Diakreditasi, ini Pendapat Gubernur

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Rumah sakit merupakan bagian penting dari sistem kesehatan, karena menjadi tempat pelayanan kuratif komplek, pelayanan gawat darurat, pusat alih pengetahuan dan teknologi, serta berfungsi sebagai pusat rujukan.

“Untuk itu, pemprov terus mengoptimalkan peran RSUD Ansari Saleh sebagai salah satu sub sistem pelayanan kesehatan di Kalsel,” ujar Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat membuka Survey Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi I di RSUD Ansari Saleh, Banjarmasin, Senin (26/11) pagi.

Menurut gubernur, terintegrasinya jaminan mutu dan kualitas layanan kesehatan ke dalam budaya kerja organisasi dan standar operasional rumah sakit, tentu memerlukan standar penilaian yang dilakukan melalui proses akreditasi.

Manfaat dilakukannya akreditasi bagi rumah sakit, diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, segala prosedur pelayanan kesehatan diselenggarakan dengan baik, sesuai standar mutu pelayanan, serta memprioritaskan keselamatan pasien.

Dengan akreditasi, gubernur berharap, nantinya yang diuntungkan adalah masyarakat. Mengingat akreditasi yang baik akan berdampak pada pelayanan yang juga lebih baik dan meningkat.

Sementara Direktur RSUD Ansari Saleh, Dr dr Izzak Zulkarnain Akbar, mengatakan, tahapan hasil penilaian akan diumumkan dalam waktu sebulan ke depan.

Untuk dapat lulus paripurna, manajemen telah menyiapkan semua yang terkait dengan akreditasi, seperti dokumen-dokumen pendukung, termasuk kelengkapan manajemen rumah sakit, sarana dan prasarana dan lingkungan yang sehat.

Dalam 5 hari ke depan, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan penilaian terhadap RSUD Ansari Saleh. Akreditasi yang dilakukan dengan menggunakan SNARS Edisi I ini agar Rumah Sakit Ansari Saleh memiliki standar pelayanan seragam secara nasional. (banjargrup/dny)