Kota Banjarmasin

Pengguna Narkoba di Kalsel Capai 59 Ribu Jiwa

BANJARMASIN, KORAN BANJAR.NET – Pengguna narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya) di Kalimantan Selatan (Kalsel), sepanjang 2018 lalu tercatat sudah mencapai 59 ribu jiwa.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalsel, H Ipansyah, tercatat pengguna terbanyak dari kalangan usia antara 17 hingga 35 tahun.

“Kebanyakan pengguna hanya memahami bahwa ketika menggunakan narkoba, seakan mendapat energi baru. Padahal itu pemahaman yang salah,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (7/2).

Berdasarkan data BNN Kalsel, diketahui peredaran narkoba di Kalsel kebanyakan berasal dari luar daerah, seperti Aceh.

Ia mengatakan, tingkat pengguna narkoba di Kalsel menempati posisi kelima se-Indonesia.

“Untuk jenisnya, paling banyak sabu dan charnophen atau zenith,” katanya.

Keterlibatan pemerintah daerah dan swasta dalam upaya penekanan angka pengguna narkoba masih minim di Kalsel.

Karena itu, langkah konkret dalam upaya menekan peredaran narkoba dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat.

Dalam hal ini diharapkan keterlibatan dan peran serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mahasiswa, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama-sama memerangi peredaran serta penyalah gunaan narkoba.

Untuk pengguna narkoba sendiri yang ingin menjalani rehabilitasi, BNN Kalsel

mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh agama dan tokoh masyarakat agar sadar dalam memerangi ada nya narkotika. (far/ndi)

Tinggalkan Balasan

Close