,

Pasar Bahaur Jadi “Lautan” Api, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar  

oleh -390 views
KEBAKARAN - Pasar Bahaur di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah terbakar. (foto:B24)
KEBAKARAN - Pasar Bahaur di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah terbakar. (foto:B24)

Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau heboh, bunyi sirine dari mobil Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) terdengar di mana-mana. Pasar Bahaur Basantan menjadi “lautan” api, Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

PULANG PISAU, koranbanjar.net – Kebakaran hebat melanda Pasar Bahaur Basantan yang berada di Desa Bahaur Hilir, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 38 bangunan terbakar, dengan rincian 23 toko, 9 rumah dan 6 bangunan sarang walet ludes ludes dimakan api.

“Kebakaran kali ini lebih besar dari 4 tahun silam. Meski demikian tidak ada korban jiwa, hanya saja 17 toko, 10 unit rumah dan 5 bangunan sarang walet ludes terbakar,” kata Suprianto warga setempat.

BPK, warga beserta para pemilik took harus bekerja keras melakukan pemadaman api hingga berlangsung selama hampir 4 jam. “Sekitar 4 jam api berhasil dijinakkan pemadam kebakaran dibantu masyarakat setempat,” bebernya.

Sementara Kapolsek Kahayan Kuala IPDA Ibnu Khaldun mengatakan, berdasarakan data yang diterima tercatat sebanyak 23 toko, 9 unit rumah, 9 bangunan sarang walet hangus terbakar. Selain itu, sebanyak  29 Kepala Keluarga (KK) dan 81 jiwa jumlah korban terdampak kebakaran tersebut.

“Untuk data validnya tunggu saja mas, sebab kami masih berada di tempat kejadian dan masih melakukan pengecekan lebih lanjut,” ucap dia.

Kerugian Akibar Kebakaran

Kerugian materil akibat peristiwa kebakaran di Pasar Bahaur Basantan mencapai Rp 5 miliar lebih.

Camat Kahayan Kuala, Bakhzar Efendi mengatakan, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp5 miliar.  Namun demikian, kerugian itu masih belum resmi, hanya dugaan sementara.

Selain itu, dugaan sementara penyebab kebakaran disebabkan korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Namun keterangan resmi masih menunggu pihak yang berwajib.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefinto melalui Kasat Reskrim Iptu Jhon Digul manra mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Kaspul Anwar, warga Bahaur Hilir, pada saat kejadian dia bersama rekan saksi lainnya sedang berada di sekitar areal Pasar Bahaur.

Saksi melihat api membakar bangunan kios pasar bagian depan yaitu di salah satu kios yang saat kejadian warung tersebut tidak ada penghuninya atau kosong, kemudian api membesar dan merampat ke bangunan yang ada di TKP.

“Akibat kebakaran hebat itu, sebanyak 9 buah rumah warga, 6 bangunan sarang walet dan 23 buah los pasar menjadi sasaran amuk api sekira pukul 22.40 WIB,” kata Jhon Digul Manra.

Api berhasil dipadamkan sekitar memakan waktu kurang lebih 2 jam pada pukul 01.15 oleh Tim Damkar Kecamatan Kahayan Kuala, Tim Damkar BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Tim Balakar Kapuas, dan Tim Balakar Anjir Pasar Batola, dan Damkar BPBD Kabupaten Pulang Pisau.

KEBAKARAN - Api meluluhlantakkan satu rumah di Kapuas.(foto:B24)
KEBAKARAN – Api meluluhlantakkan satu rumah di Kapuas.(foto:B24)

Satu Rumah Ludes Dilalap Api di Kapuas

Sementara itu, satu rumah ludes terbakar saat di tinggal penghuni rumahnya di kawasan Jalan Trans Kalimantan RT 1, Kelurahan Selat Utara, Kota Kapuas pada Selasa (19/1/2021) malam.

Kobaran api muncul sekitar pukul 21.40 WIB itu, sempat membuat warga sekitar geger. Belasan pemadam kebakaran dikerahkan baik dari pemadam pemerintah maupun para relawan berdatangan untuk menjinakkan api yang terus bekobar.

Rumah yang berkontruksi kayu, memicu api dengan cepat membesar hingga membuat rumah milik seorang warga yang biasa dipanggil Udin Cirak tersebut luluh lantah.

Di mana dengan sigapnya para pemadam kebakaran, api kemudian dapat dikuasai sekitar 30 menit kemudian.

Dedy Hariyanto, salah satu petugas pemadam kebakaran swakarsa Kapuas mengatakan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya saja rumah yang terletak di tengah persawahan itu rata dengan tanah.

“Belum diketahui penyebab munculnya api dalam kebakaran dan warga sekitar mengetahui adanya kebakaran saat api sudah membesar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga saat dikonfirmasi Rabu (20/1/2021) mengatakan pada saat terjadi kebakaran rumah tersebut dalam keadaan kosong atau ditinggal penghuninya.

“Akibat kejadian itu, satu unit rumah mengalami rusak berat. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka. Sementara korban terdampak sebanyak 1 kepala keluarga. Belum diketahui jumlah kerugian materil yang dialami korban, sedangkan penyebab masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” terang Sinaga.

Ditambahkan, adapun upaya yang dilakukan pihaknya selain memadamkan api, juga bersama Dinas Sosial Kapuas dan kelurahan melakukan pendataan di lokasi serta menyiapkan kebutuhan untuk korban terdampak.(B24/sir)

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan