oleh

Kunjungi Dinas Pertanian Kapuas, SMK PP Negeri Banjarbaru Dukung Food Estate

Serangkaian kegiatan dilakukan SMK-PP Negeri Banjarbaru dukung Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satunya melakukan kunjungan dan koordinasi ke Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (14/10/2020).

BANJARBARU,koranbanjar.net –  Kunjungan ini dilakukan bersama dengan alumni atau mahasiswa (Pusdiktan) serta dari Tim Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan).

Mengadakan kunjungan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang menjadi wilayah Food Estate di Kalimantan Tengah.

Kunjungan dilakukan untuk mengawali pelaksanaan pendampingan alumni atau mahasiswa terhadap 11 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di Kabupaten Kapuas, yang masuk wilayah program Food Estate.

Tim SMK-PP N Banjarbaru menjadi wakil dari Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Kementerian Pertanian, diberi tugas penanggung jawab dalam kegiatan pendampingan dan pengawalan Food Estate di Kalimantan Tengah.

Dalam kunjungan ini tim SMK-PP N Banjarbaru diterima Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Rudianto menerima dengan baik kunjungan ini.

“Terima kasih hadir membantu kami untuk menyukseskan program Food Estate yang dicetuskan oleh Presiden,” kata dia.

Kita, sebut Rudianto, diberi amanah untuk memyukseskan program tersebut yang tersebar di 11 kecamatan dan 104 desa, melibatkan 643 Poktan, dengan melibatkan 18.442 petani.

Maka dari itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyatakan, jajarannya siap bekerja maksimal untuk Food Estate.

Salah satunya di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan mengawal dan mendampingi SDM Pertanian mendukung korporasi petani.

“Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi Food Estate berjalan maksimal. Khususnya dalam hal korporasi petani,” katanya.

Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukan BPPSDMP adalah menerjunkan mahasiswa dan alumni yang direkrut oleh SMK PP Negeri Banjarbaru beberapa waktu lalu.

Sebanyak 30 mahasiswa dan alumni berasal dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Perguruan Tinggi Negeri Mitra ditugaskan di lokasi Food Estate yang terbagi di dua kabupaten.

Yakni, Kabupaten Kapuas sebanyak 15 orang dan Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 15 orang.

Dijelaskan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), program ini sangat bagus secara ekonomi.

Food Estate akan menjadi sentra ekonomi baru bagi Kalteng bahkan Indonesia.

Aktivitas pertanian dilakukan komprehensif dengan basis korporasi. Komoditasnya sangat beragam dengan value ekonomi besar.

“Intinya, Food Estate akan terus mendongkrak perekonomian masyarakat selain lumbung pangan nasional,” papar Menteri SYL. (wd/Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: