Kejagung Peroleh Rekor Muri, Operasi Gratis 17 Ribu Pasien

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia berhasil mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI dalam pelaksanaan operasi hernia kepada pasien terbanyak dalam sehari yang digelar di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Disela-sela acara, Kepala Badan Diklat Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Arimuladi mengungkapkan, kegiatan bhakti sosial tersebut tidak hanya berhenti di Kalsel, tapi akan terus berlanjut ke daerah-daerah lainnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program Kejagung tersebut.

“Sampai saat ini sudah ada 17 ribu pasien yang dilakukan operasi mulai katarak, hernia hingga kanker serviks di berbagai daerah di tanah air. Tentu ini bukan kegiatan yang mudah. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat membantu, termasuk tim dokter dan para medis,” kata Untung mewakili Jaksa Agung RI, HM Prasetyo saat menyampaikan sambutannya.

Untung mengucapkan terima kasih atas terlaksananya operasi massal hernia dan katarak gratis di Bumi Antasari, kepada Kejati Kalsel dan jajaran selaku tuan rumah yang dinilainya sukses.

“Kejati telah mempersiapkan dengan baik segala sesuatunya dan menggandeng instansi terkait seperti puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan sehingga tim media bisa melaksanakan operasi dengan baik dan lancar,” tuturnya.

MURI
MURI

Dikatakan Wakil Direktur MURI, Osmar Sementa Susilo, ada 44 pasien yang terealisasi menjalani operasi hernia di Rumah Sakit Idaman Banjarbaru pada Sabtu (27/10/2018) siang hingga tercatat sebagai rekor MURI. Pencatatan rekor MURI di Kalsel ini sekaligus memecahkan rekor serupa di Lampung Tengah yaitu 30 orang penderita hernia pada 29 Juli 2018 lalu, ujarnya Minggu (28/10/2018).

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel) Ade Adhyaksa sangat berterima kasih kepada Jaksa Agung yang telah memberikan kesempatan pihaknya untuk bisa membantu melaksanakan bhakti sosial di wilayah Kalsel.

“Ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Kalsel. Apalagi kegiatan ini memberikan nilai positif  bahwa jaksa-jaksa dapat berkontribusi bagi masyarakat bukan saja soal penegakan hukum tapi dalam hal kemanusiaan juga,” paparnya.

Ade pun memastikan bahwa, jajarannya akan benar-benar hadir di tengah masyarakat Kalsel yang membutuhkan sentuhan bantuan semampu yang bisa dibantu oleh para jaksa untuk warga di lingkungan kerjanya.

Pada penyerahan rekor MURI yang berlangsung di Aula Asrama Haji Kalsel di Banjarbaru itu, turut hadir Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ros Ellyana Prasetyo yang sekaligus memberikan santunan kepada para pasien yang telah dioperasi.(al/sir)