,

Inilah Museum Nabi Muhammad Berteknologi Canggih di Madinah

oleh -6.329 views
Museum Nabi Muhammad Saw di Madinah yang dibangun dengan teknologi canggih. (seumber foto: phinemo.com)

Untuk mengenang kehidupan Baginda Nabi Muhammad Saw serta penyebaran agama Islam, Pemerintah Madinah, Arab Saudi memiliki sebuah museum berteknologi tinggi. Museum tersebut juga dilengkapi dengan teknologi canggih.

Dilansir dari laman Saudi Gazette, Pangeran Faisal Bin Salman selaku gubernur Madinah sekaligus ketua Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah hadir dalam peresmian Museum Biografi Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam pada Rabu (3/2/2021). Museum ini berdiri di bawah pengawasan Liga muslim Dunia (MWL) dengan dukungan dari Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah.

Dalam sambutannya, Pangeran Faisal Bin Salman menegaskan bahwa museum ini merupakan cerminan dari kehidupan Nabi Muhammad SAW dan titik awal peradaban islam yang sekarang telah menyebar di berbagai penjuru dunia.

“Sebuah warisan berjarah untuk memperlihatkan pendekatan Nabi Muhammad SAW yang sesugguhnya dalam memyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia yakni dengan menunjukkan toleransi dan moderasi Islam,” kata Pangeran Faisal Bin Salman seperti yang dikutip dari Arab News.

Selain menjadi sumber edukasi, museum ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Madinah terlebih dengan penggunaan teknologi termutakhir.

Dalam pembukaan perdana, museum ini menampilkan puluhan lukisan dan instalasi seni interaktif yang tersedia dalam sejumlah bahasa. Namun saat ini baru tersedia tujuh bahasa yakni bahasa Arab, Inggris, Spanyol, Urdu, Prancis, Turki, dan Indonesia.

Indonesia Ajukan Permintaan Museum Serupa

Museum yang berlokasi di sebelah Masjid Nabawi di Madinah ini buka setiap hari selama 24 jam. Museum Ini juga memiliki ruangan teater canggih yang menghadirkan gambar dengan format 4DX. Ruangan ini nantinya akan memutar serangkaian film tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam.

Tidak hanya didedikasikan untuk memperlihatkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, satu dari 25 paviliun di museum ini dibangun untuk menampilkan peran perempuan dalam agama Islam. Paviliun ini secara khusus didedikasikan untuk tokoh-tokoh perempuan dalam Islam dan peran penting mereka dalam kehidupan di masyarakat

Tidak hanya tentang perempuan, salah satu paviliun di museum ini juga menyoroti perilaku Nabi Muhammad SAW dalam membesarkan anak-anaknya.

Sementara itu satu paviliun lain memiliki teknologi 3D berupa virtual reality dan augmented reality untuk merekonstruksi harta benda milik Nabi Muhammad SAW, meliputi furnitur, pakaian, alas kaki, hingga sisir rambut.

Museum yang dibangun sebagai bagian dari salah satu program Saudi Vision 2030 ini nantinya juga akan berdiri di sejumlah negara berpenduduk agama Islam.

Melansir dari Saudi Press Agency, Sekjen Liga Dunia Islam Muhammad bin Abdul Karim Al Issa menegaskan bahwa Liga Dunia Islam (MWL) telah menerima permintaan dari 24 negara untuk membangun salinan museum tersebut, salah satunya Indonesia dan Uni Emirat Arab.(CNNIndonesia/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan