Hilman Dilantik Sebagai Sekda Banjar, Bupati: Dipilih Sesuai Kata Nabi

oleh -232 views
Hilman Dilantik Sebagai Sekda Banjar, Bupati: Dipilih Sesuai Kata Nabi
Bupati Banjar KH Khalilurrahman saat memberikan selamat kepada Sekda Banjar baru dilantik, H Mokhamad Hilman, di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Jumat (2/8/2019) foto: hendra/koranbanjar.net

MARTAPURA, koranbanjar.net – Bupati Banjar KH Khalilurrahman melantik Mokhamad Hilman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Jumat (2/8/2019).

Sebelumnya kekosongan Sekda Banjar diisi oleh I Gusti Nyoman Yudiana sebagai Pejabat Sekda sementara. Sementara Mokhamad Hilman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Banjar.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengucapkan selamat kepada Mokhamad Hilman atas dilantiknya sebagai Sekda Kabupaten Banjar.

Dipilihnya Mokhamad Hilman, menurut Bupati Banjar, selain karena mendapat nilai tertinggi pada seleksi Sekda Banjar dan nilai sebagai ASN, juga sesuai dengan pilihan hati bupati sendiri.

“Paling tinggi itu nilainya Pak Hilman. Dan biasanya aku ini kan dalam memutuskan sesuatu sesuai apa yang dikatakan Nabi: Kamu harus minta petuah kepada hati mu sendiri, siapa yang kamu pilih,” kata Bupati Banjar.

Terkait kekosongan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, bupati yang kerap disapa Guru Khalil ini mengungkapkan, untuk sementara Hilman jabatannya merangkap sebagai Sekda dan Kepala Dinas PUPR Banjar.

“Masih kita persiapkan siapa nanti yang mengisi (Kepala Dinas) PUPR Banjar. Nanti bisa dipilih secara langsung atau melalui seleksi. Untuk sementara Pak Hilman merangkap dulu,” ungkap Guru Khalil.

Sementara Sekda Banjar yang baru Mokhamad Hilman mengungkapkan, dipilihnya dirinya sebagai Sekda Banjar merupakan amanah yang besar. Ia mengakui selama menjadi ASN lebih banyak terjun sebagai praktisi di teknis, sementara pengetahuan kemasyarakatan dan pemerintahan masih terbatas.

“Bupati Banjar mengamanahkan kepada saya, berarti beliau menganggap saya mampu, padahal belum mampu. Semoga dengan amanah ini dalam tugas ke depan saya yakin bahwa teori keseimbangan aksi dan reaksi itu akan terjadi seimbang. Jadi apabila tidak mampu mudah-mudajann Allah memberikan jalan, karena Allah tidak akan memberikan beban di luar kemampuan hambanya,” kata Hilman. (dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *