Empat Orang Diduga Preman “Intimidasi” Kordinator Warga Mantuil dan Basirih

oleh -85 views
Koordinator warga Mantuil dan Basirih Selatan, Ahmad (foto: leon/koranbanjar.net)

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Kordinator Aspirasi Masyarakat Mantuil dan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Ahmad, di “intimidasi” empat orang yang diduga preman.

Menurut pengakuan Ahmad kepada KoranBanjar.net saat ditemui dirumahnya di Antasan Bondan, Selasa (9/4), keempat orang diduga preman tersebut menginginkan agar aktivitas bongkar muat di pelabuhan Basirih milik PT Pelindo III kembali dibuka.

“Keempat orang itu mendatangi saya pada 3 April lalu sekitar pukul 16.30 Wita. Mereka bicara dengan nada marah-marah dan dari mulut tercium aroma alkohol,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Mantuil dan Basirih Selatan menutup dan menghentikan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Basirih.

Penutupan tersebut buntut dari lima tuntutan warga yang tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan angkutan yang beroperasi di pelabuhan Basirih.

Atas permintaan keempat orang tersebut, kata Ahmad, ia lantas menjelaskan bahwa larangan kegiatan bongkar muat di pelabuhan Basirih merupakan keputusan bersama.

“Saya jelaskan, posisi saya sebagai koordinator hanya memediasi warga. Keputusan larangan aktivitas bongkar muat di pelabuhan, murni aspirasi seluruh warga Mantuil dan Basirih Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, meski sudah dijelaskan tetapi keempat orang diduga preman tersebut tetap tidak percaya.

“Mereka, keempat orang itu, tidak percaya dan minta ditunjukkan siapa saja warga Mantuil dan Basirih Selatan yang melarang aktivitas di pelabuhan Basirih,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Ahmad memutuskan untuk menggelar rapat dengan warga Mantuil dan Basirih Selatan.

Rapat rencananya akan dilaksanakan di Mesjid Hidayaturrahim di Antasan Bondan, Mantuil dengan mengundang Lurah Mantuil, Koramil, Babinkamtibmas dan seluruh unsur masyarakat, termasuk empat orang diduga preman tersebut juga diundang. (al/ndi)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan