Bersama Temannya, Anak Wagub Kalsel Cetuskan Absensi Digital

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Putra dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, Trizdiya Resnawan, bersama 3 orang temannya, melakukan terobosan baru di bidang pendidikan berupa absensi digital yang diberi nama School Smart System yang diperuntukkan kepada para guru sekolah.

Pria yang akrab disapa Triz ini menjelaskan, secara teknis, School Smart System dapat mempermudah tugas para guru untuk melakukan absensi maupun dan rekapitulasi absen, serta  bisa berguna untuk meningkatkan komunikasi antar guru dengan orang tua siswa.

“Guru tidak perlu lagi capek-capek merekap absen dengan cara menulis di kertas, tetapi sudah bisa dipermudah dengan cara digital,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, absen digital ini dapat diakses melalui handphone dan bisa langsung ditembuskan ke orang tua siswa masing-masing melalui sms agar dapat diketahui kehadirannya.

Triz mengisahkan, latar belakang munculnya ide mereka membuat School Smart System ini bermula dari perhatian salah satu temannya kepada ibunya yang berprofesi sebagai guru yang sering mengerjakan rekapitulasi absen yang ditulis di atas kertas.

“Melihat hal itu, munculah suatu pemikiran bagi kami untuk menciptakan suatu cara bagaimana merekap absen dengan cara mudah dan cepat, sehingga hadirlah sekarang yang namanya School Smart System ini,” paparnya.

Saat ini, menurut Triz, School Smart System sudah diterapkan pada sekolah di Banjarbaru dengan didukung oleh Walikota Banjarbaru serta mendapat izin dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.

Diungkapkannya, tujuan dalam pembuatan absensi digital ini, selain untuk mempermudah pekerjaan guru, juga demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kedisiplinan di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan.

Ia berharap, School Smart System ini dapat segera diaplikasikan pada sekolah-sekolah yang ada di Banjarmasin dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Mudah-mudahan program ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat diterima di masyarakat, terutama untuk orang tua siswa yang ingin mengetahui informasi anak-anaknya baik dari segi absen maupun kegiatan yang diikuti oleh anak yang bersangkutan di sekolahnya,” harapnya. (leo/dny)