oleh

Andin: Jadikan Proses Resepsi Perkawinan di Q Dafam Banjarbaru sebagai Percontohan

DR Andin Sofyanoor SH MH dan KH Muhammad Syarif Busthomi, Minggu (18/10/2020) menghadiri resepsi perkawinan Nadillah Thalib SE (Dillah) dan Rugayyah Sungkar (Ghea) di Q Dafam Banjarbaru, Minggu (18/10/2020). Andin memandang proses resepsi ini bisa sebagai percontohan, karena terapkan protokol kesehatan (prokes) dan dapat terlaksana di masa New Normal.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Andin Sofyanoor begitu terkesan dengan pelaksanaan resepsi perkawinan di Q Dafam Banjarbaru.

Selain dilaksanakan secara profesional, juga mematuhi peraturan prokes sesuai arahan pemerintah.

Tentunya ini kabar gembira pula, karena selama pandemic covid-19 baru kali ini terbuka kesempatan melaksanakan kegiatan.

Dillah adalah putra pertama H Farhad Abdullah Thalib dan Hj Lubnah Mar’ie Thalib, sedangkan Ghea putri pertama Muhammad Asyur Sungkar dan Azizah Abdul Hamid Lahman Thalib.

Proses resepsi itu bisa sebagai percontohan adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal. Peraturan diterapkan sesuai prokes, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Tidak ada jabat tangan dan prasmanan, hanya salam dan dibagikannya kotak makanan di ruang resto.

Kandidat Bupati Banjar 2020-2024 DR Andin Sofyanoor SH MH dan Wabup Banjar KH Muhammad Syarif Busthomi, sendiri datang ditemani DR HA Fauzan Saleh, Pangeran Dharma dan Denny Setiawan.

“Mudah-mudahan kedua mempelai menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. Kita tahu momen ini begitu berharga dan membahagiakan, membawa keberkahan,” ucap Andin.

Ini momen keluarga dan penting menjadi momen silaturahmi. Sepanjang prokes dilaksanakan, tentu tidak boleh dengan kondisi demikian sebagai penghalang.

“Persoalan ini tetap pada prokes. Saya rasa pihak berwenang sudah sangat toleran memberikan izin. Semoga ada izin-izin lainnya yang diberikan dalam proses perkawinan, selama memenuhi prokes,” kata dia. (dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: