2 Gudang Ludes Terbakar di Buncit Indah, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah

  • Bagikan
Ilustrasi Pembakaran (foto:ist)

Dua gudang yang berisi barang dagangan berupa mebel dan parabola, di Komplek Buncit Indah, RT 07 RW 02, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, ludes terbakar, pada Kamis, (8/4/2021) sekitar pukul 22.23 WITA.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Dua gudang yaitu, Gudang Elizabeth dan Parabola yang hangus terbakar itu milik Herman Ruslan, warga setempat. Selain dua gudang, 1 rumah milik Herman Ruslan dan 1 rumah warga lain turut terkena jilatan api.

Informasi yang berhasil dihimpun koranbanjar.net, kebakaran berawal dari Buncit Ujung yang berasal dari gudang parabola. Secara mendadak dari dalam gudang terdengar ledakan hingga menimbulkan api yang langsung membesar.

Kemudian api dengan cepat membesar dan tidak dapat dikuasai hingga menghabiskan dua gudang dan sebagian rumah milik Herman Ruslan serta satu rumah warga RT 9.

Kawasan Komplek Buncit Indah Banjarmasin, (foto:yanda/koranbanjar.net)

Kebakaran diperhitungkan berkobar selama kurang lebih 2,5 jam. Dengan kerja keras warga setempat, BPK disertai hujan gerimis, akhirnya api bisa dipadamkan.

Ketua RT 7, Haris Saputra menjelaskan, kobaran api berdurasi 2,5 jam, karena yang membuat api sangat cepat besar isi gudang tersebut adalah mebel dan spring bed bahan yang mudah terbakar. “Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” ujar Haris.

Sementara itu, keterangan dari salah satu anggota BPK di lokasi, saat api sudah dipadamkan ada beberapa anggota bantuan pemadam kebakaran yang masih dalam proses penyiraman agar api benar-benar padam.

“Ada beberapa anggota bantuan BPK yang mau masuk ke dalam gudang untuk memastikan jika api benar-benar padam, akan tetapi salah satu keluarga dari korban kebakaran menolak anggota BPK masuk. Sehingga api belum benar-benar padam di dalam gudang,” ungkapnya.(mj-33/sir)

 

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *