Warga Mantuil dan Basirih Ancam Blokade Jalan

oleh -215 views
Koordinator aspirasi, Ahmad, menunjukkan surat berisi lima tuntutan warga Mantuil dan Basirih. Bila tuntutan tidak diindahkan, warga menuntut akan memblokir jalan (foto: leon/koranbanjar.net)

BANJARMASIN,KORANBANJAR.NET – Warga Tembus Mantuil dan Basirih, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin, ancam akan blokade jalan, bila perusahaan armada dump truk pengangkut material yang mengakibatkan ruas jalan diwilayah setempat rusak, tidak mengindahkan tuntutan mereka.

Melalui Ketua RT masing-masing wilayah, Senin (18/2), waga Tembus Mantuil dan Basirih membuat petisi berisi aspirasi dengan lima point tuntutan.

Menurut Koordinator aspirasi, Ahmad, lima point tuntutan warga antara lain agar ruas jalan yang rusak segera diperbaiki.

“Pihak pengusaha angkutan armada dump truk itu harus bertanggung jawab memperbaiki ruas jalan yang rusak,” ujarnya.

Warga juga menuntut agar muatan dikurangi, tidak boleh lebih dari 10 ton.

Bak dump truk pengangkut material, katanya, agar ditutup menggunakan terpal sehingga debunya tidak berterbangan dan mengganggu warga sekitar.

“Selain meminimalisir debu, dengan ditutup terpal juga sebagai langkah antisipasi agar tidak ada material yang berjatuhan,” katanya.

Material yang diangkut armada dump truk tersebut seringkali berjatuhan sehingga mengotori jalanan. Akibatnya, bila hujan turun ruas jalan menjadi becek.

Bila material sampai berjatuhan dan mengotori jalan, tambahnya, warga menuntut perusahaan bertanggung jawab dengan membersihkannya.

“Warga juga menuntut agar perusahaan armada angkutan tersebut memberikan konpensasi dan kontribusi kepada lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kontribusi dimaksud bisa berbentuk sumbangan atau bantuan untuk fasilitas umum seperti mesjid dan mushola.

Sebelumnya, warga Kelurahan Basirih Selatan mengeluhkan kondisi ruas jalan diwilayah mereka yang rusak dan berdebu, akibat aktivitas angkutan armada dump truk pengangkut material.

Armada dump truk tersebut diduga mengangkut melebihi tonase sehingga material yang dibawa seperti pasir dan batu split, sering jatuh berserakan dijalanan.

Diduga, armada dump truk tersebut mengangkut material untuk kebutuhan proyek pembangunan bandara Syamsuddin Noor. (al/ndi)

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan