oleh

Puluhan Warga Ngantri Bayar Pajak Di Samkel, Warga Minta Tambah Petugas

BANJARMASIN, Koranbanjar.net – Puluhan warga (Wajib Pajak) terlihat antre menunggu panggilan dari petugas pajak yang berada di dalam mobil bertuliskan Samsat Bergerak yaitu pelayanan Samsat Keliling (Samkel).

Nampak petugas pajak sedang sibuk memanggil nama sembari melakukan proses administrasi pembayaran yang disetorkan oleh peserta wajib pajak.

Koranbanjar.net berada di lokasi Samkel di Halaman Koramil Banjarmasin Selatan, Jalan KS Tubun Banjarmasin,Rabu (9/10/2019), di saat itu Koranbanjar.net bertanya-tanya kepada salah satu warga yang mengaku berasal dari Desa Sungai Lulut, bagaimana responnya terhadap kehadiran Samkel di Banjarmasin, khususnya di KS Tubun.

“Alhamdulillah, keberadaan Samkel ini sangat membantu warga yang ingin membayar pajak tanpa harus menunggu dan antre lama, apalagi syaratnya hanya bawa STNK asli, tidak repot fotocopy lagi,” ujarnya, dan mengatakan bahwa di Sungai Lulut tidak ada Samkel. Ia berharap petugas Samsat keliling perlu ditambah, mengingat sering terjadi keterlambatan akibat kurangnya tenaga yang bertugas memberikan cap stempel.

“Jadi, agar tidak menunggu lama, petugas pajaknya perlu ditambah,” ucapnya.

Sementara Pardiono, warga Handil Bakti Kabupaten Batola, alasan ia jauh-jauh datang kemari membayar pajak, hanya karena merasakan kenyamanan dan kemudahan saat membayar pajak.

“Nyaman, mudah dan tidak antre lama, kalaupun lama paling ada gangguan jaringan, pokoknya tidak ada kendala atau hambatan yang besar, semua masih batas normal,” ucapnya yang mengaku sudah 3 kali bayar pajak di Samkel KS Tubun.

Bernada sama, Hajah Rohaya seorang pedagang bebek di Pasar Centra Antasari, mengatakan lebih nyaman menyetor pajak di Samsat Keliling ketimbang di Kantor Samsat Banjarmasin I.

Ia yang baru pertama mengurus pajak motor Yamaha Jupiter miliknya awalnya tidak menduga kalau syarat membayar pajak di Samkel sangatlah mudah.

“Saya baru mengurus pajak di sini, ternyata lebih mudah dan tidak ribet, cukup bawa STNK asli tanpa perlu fotokopi ini dan itu seperti di Samsat Pal 5,” ungkap Rohaya yang biasa setor pajak di Samsat Banjarmasin I.

“Alhamdulillah sejak dibuka kembali Samsat Keliling disini, antusias masyarakat sangat luar biasa, paling sedikit 50 orang setiap hari yang datang,” ungkap petugas dari kepolisian bernama Husaini ketika dimintai keterangan oleh koranbannjar.net.

Saat ditanya adakah kendala selama Samkel beroperasi kembali, ia mengatakan hanya soal gangguan internet, sehingga pelayanan menjadi terhambat.

“Selebihnya lancar semua baik pelayanan terhadap wajib pajak maupun dari petugas yang melayani,” katanya.(yon)

Komentar