oleh

PT BIM Belum Menggaji Karyawan Selama 16 Bulan

MARTAPURA, koranbanjar.net – Belum ada pemasukan pendapatan membuat PT Banjar Intan Mandiri (BIM) Kabupaten Banjar hingga saat ini belum bisa membayar gaji karyawannya.

Ironisnya belum dibayarnya hak karyawan sudah lebih dari setahun.

Permasalahan ini diketahui saat Komisi II DPRD Kabupaten Banjar melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT BIM.

Ketua Komisi II Heru Pribadi ketika dikonfirmasi koranbanjar.net membenarkan, PT BIM belum melunasi hutang gaji kepada karyawannya.

“Sudah 16 bulan gajih karyawan sebanyak 16 orang belum dibayar,” ungkapnya kepada koranbanjar.net, Kamis (6/2/2020).

Hal tersebut diketahui disebabkan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara ini belum ada pemasukan karena belum produksi.

“Disebabkan kondisi tambang batu bara mereka masih rawan dan belum diselesaikan legalitasnya, sehingga belum menghasilkan,” jelas Heru.

Ia menambahkan, untuk menutupi kebutuhan maka para karyawan terpaksa harus kasbon dulu.

“Tetapi, karyawan sampai saat ini legawa karena masih cinta dengan PT BIM,” kata Ketua Komisi II.

Di dalam RDP yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Banjar, Ketua Komisi II menyampaikan kepada PT BIM agar secepatnya merapikan legalitas dan melunasi hutang-hutang kepada karyawan.

“Sehingga nantinya PT BIM mampu bekerja secara profesional, dikelola dengan baik dan dapat menjadi andalan serta menghasilkan pemasukan untuk daerah,” tegasnya.

Saat ini, dalam penyertaan modal, Pemerintah Kabupaten Banjar sudah mengeluarkan sebanyak Rp5 miliar secara bertahap kepada PT BIM sejak tahun 2008. (har/dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: