oleh

Orientasi Kepengurusan KNPI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina Ingatkan Ini

BANJARMASIN, koranbanjar.net- Orientasi kepengurusan DPD KNPI Kota Banjarmasin, diingatkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina agar meningkatkan kemampuan personal.

“Tantangan pasti ada, jadi jangan karena tantangan itu membuat kita jadi ciut nyalinya. Makanya tetap meningkatkan kemampuan personal, itu yang harus ditetapkan dalam 4 kuadran kompetensi,” ucapnya, saat menjadi narasumber di acara KNPI Kota Banjarmasin di Hotel Fave, Banjarmasin, Sabtu (11/1/2020).

4 kuadran kompetensi diantaranya, yang harus dimiliki. Yakni, pertama kemampuan IT, kedua media, ketiga komunikasi, dan terakhir kemampuan untuk bisa belajar cepat.

“Kemudian skill inovasi lainnya. Intinya kreatifitas dan inovasi itu penting, jangan ketika menjadi pemuda tidak kreatif,” tutur dia.

Namun, setelah beberapa lama delay kepemimpinan, baru yang diketuai oleh M Imam Satria Jati sangat diapresiasi oleh Ibnu Sina lantaran membuat terobosan yang sangat positif.

“Selamat kepada KNPI Kota Banjarmasin, langsung berlari dengan membekali para pemuda pengurusnya dengan membekali orientasi seperti ini,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, agar dalam masa orientasi tersebut mereka memahami tugas fungsi.

“Maka tidak seorang pun yang kemudian tidak tahu apa dikerjakan. Kedua, KNPI mitra strategis pemerintah kota baik dalam arsip kepemudaan maupun ketika Banjarmasin sudah mencatat kota layak pemuda level utama madya,” terangnya.

Kemudian harus mewujudkan dalam bentuk pemuda di Banjarmasin terayomi dan bisa bekerjasama dengan pihak pemko, bahkan mendukung program Banjarmasin Baiman.

“Saya berharap dari generasi milenial yang ada di Banjarmasin kepemudaan inilah harusnya menjadi tulang punggung suksesnya program di Banjarmasin,” ujarnya.

Karena peran pemuda dalam usaha baru, bagaimana mendukung pengembangan sektor parawisata, sungai, dan termasuk pemuda dengan konten kreatifnya.

“Nah, mereka menjadi orang bisa berperan ketika Banjarmasin sudah memasuki era smart city. Banyak sebenarnya yang bisa dikembangkan,” lontarnya.

Ia kembali menegaskan, jangan hanya kemudian bercita-cita ingin menjadi ASN.

“Tetapi jadilah justru yang membuka lapangan pekerjaan, kemudian bisa mendatangkan berbagai macam penghasilan aplikasi, menjadi tempat bagi lapangan kerja baru, yang kemudian bisa mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Banjarmasin, tingkat pengangguran,” terangnya.

Menurut dia, potensi kepemudaan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya bangga sekali dengan pemuda di Banjarmasin, dengan prestasinya. Tidak salah kemudian Menpora menetapkan sebagai salah satu kota layak pemuda level satu,” tutupnya, yang mengingatkan 2019 pernah mendapatkan Kota Layak Pemuda tingkat Madya. (ags/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan