MTQ Nasional Kalsel

Mobil Ambulan Bayar, Gusti Abidinsyah Mengaku sangat Prihatin

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Adanya biaya untuk setiap pasien RSUD Ulin Banjarmasin yang menggunakan fasilitas mobil ambulan, kini mendapat sorotan dari tokoh masyarakat yang satu ini. Adalah Gusti Abidinsyah yang sangat menyayangkan pemungutan biaya tersebut.

“Rumah sakit itu kan tempat untuk melayani masyarakat. Termasuk dengan fasilitas seperti mobil ambulan. Saya pernah membaca dalam sebuah artikel media lokal, bahwa ada seorang pasien yang ingin menggunakan fasilitas mobil ambulan Rumah Sakit Ulin. Akan tetapi, karena keterbatasan biaya, sehingga si pasien membatalkan untuk menggunakan fasilitas tersebut, lalu pasien itu menyewa jasa mobil online, akan tetapi di tengah jalan pasien itu meninggal dunia. Membaca artikel tersebut, sungguh saya sangat miris,” ungkap mantan calon Bupati Banjar ini kepada koranbanjar.net belum lama tadi.

Menurutnya, persoalan seperti ini mestinya dapat diatasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Anggaran untuk pelayanan masyarakat itu tentunya bisa diusulkan dan diangggarkan melalui Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Masak Pemerintah Provinsi tidak bisa menganggarkan biaya operasional ambulan rumah sakit itu, tidak mesti harus dibebankan kepada masyarakat,” ungkap dia.

Ditambahkan, kalau biaya operasional mobil ambulan rumah sakit ditanggung masyarakat yang mampu, itu masih mending. Tetapi yang dikhawatirkan, jika keperluan mobil ambulan itu berasal dari keluarga miskin.

“Masak pemerintah tega membiarkan masyarakat miskin yang sangat membutuhkan mobil ambulan, kemudian tidak dilayani hanya karena tidak mampu membayar. Mestinya ada pertimbangan khusus bagi masyarakat yang tidak mampu. Bayangkan jika hal seperti itu dialami oleh keluarga kita sendiri,” tegasnya.

Memperhatikan kejadian yang pernah dialami salah seorang pasien itu, Gusti Abidinsyah bertekad, suatu saat jika dirinya mendapat kepercayaan dan amanah dari masyarakat untuk duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel, dia akan berusaha memperjuangkan fasilitas layanan masyarakat agar dapat diperoleh secara cuma-cuma.(sir)