Martapura FC Patahkan Penampilan Apik Madura FC di SDL!

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Martapura FC lumat Madura FC dengan skor besar 4-2 pada pekan ke-8 Liga 2 Indonesia Grup Timur, di Stadion Demang Lehman, Martapura, Minggu (15/7) sore tadi.

Masing-masing pencetak gol dari Martapura FC adalah, Aditya Putra Dewa via penalti 30’, Qischil Gandrum Minny 36’, Faris Aditama 41’ dan Agus Setia Wibowo 92’. Sementara sepasang gol dari Madura FC masing-masing dari Joko Prayitno 25’ dan Mohammad Said 62’.

Kemenangan Martapura FC ini berhasil mematahkan penampilan apik tim berjuluk Laskar Jokotole yang mana 7 laga sebelumnya belum tersentuh kekalahan sekalipun.

Kemenangan ini juga merupakan kemenangan perdana Frans Sinatra Huwae setelah ditunjuk kembali sebagai pelatih kepala pasca mundurnya Hartono Ruslan beberapa hari lalu.

Meski baru dilatih beberapa hari, sepertinya Frans Sinatra Huwae tahu betul kekuatan skuat Laskar Sultan Adam –julukan punggawa Martapura FC-, padahal skuat tahun lalu yang diasuhnya sudah banyak berubah. Hal ini terbukti Qischil Fandrum Minny Cs tampil ‘menggila’.

Anak asuh Salahuddin datang ke Stadion Demang Lehman dengan status pemuncak klasemen sementara grup timur. Namun sepertinya ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi Laskar Sultan Adam. Pasalnya, sejak awal pertandingan Qischil Cs bermain begitu impresif sejak menit awal pertandingan.

Shot on gol pertama didapatkan pemain tengah Martapura FC, Setia Wibowo namun terlalu mudah bagi kipper Sukasto Effendi. Tak ingin ditekan Martapura FC, Madura FC pun mencoba merangkai serangan. Pada menit 9, anak asuh Salahudin itu hampir merobek gawang tuang rumah yang dijaga oleh Deddy Harianto, beruntung bola mengarah ke samping kanan gawang.

Kedua tim menunjukan kualitas permainannya, jual beli serangan serangan pun tak terelakkan.

Gelandang serang Martapura FC, Mustaqiem Ohorella, meringis kesakitan di dekat kotak penalti lawan setelah dilanggar oleh Andre Putra Wibowo, alhasil pemain bernomor punggung 74 itu harus dihadiahi kartu kuning oleh wasit Mugino.

Martapura FC yang sejak menit awal laga mendominasi pertandingan dikejutkan oleh Joko Prayogo yang berhasil membobol gawang Macan Ghaib –julukan Martapura FC-pada menit 25 dengan aksi individunya.

Tertinggal 0-1, anak asuh Frans Sinatra Huwae mencoba mengajar ketinggalan, hanya berselang 2 menit, tepatnya pada menit 27, pemain belakang Madura FC Andre melakukan kesalahan fatal, yakni melanggar Qischil Gandrum Minny dalam kotak penalti.

Aditya Dewa Saputra yang menjadi eksekutor berhasil menyamakan kedudukan menjadi satu sama.

Setelah menyamakan kedudukan, Qischil Cs semakin menyerang, menit ke 35 melalui umpan krosing yang dilepaskan Agus Setiawan Wibowo berhasil dikonversi oleh sang kapten menjadi gol, Martapura FC yang membalik skor menjadi 2-1.

Meski berhasil membalikkan keunggulan, tim berjukuk Macan Ghaib itu tak juga menurunkan tempo permainan, malah di menit ke 40 Faris Aditama menambah keunggulan Martapura FC menjadi 3-1, dan bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pelatih Frans Sinatra Huwae Martapura FC menurunkan tempo permainan, di sepuluh menit awal babak kedua para pemain Martapura FC terlihat cendrung bertahan.

Madura FC pun mengambil kesempatan dengan mengurung pertahanan Martapura FC. Pada menit 62 tim dari Jawa Timur itu berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 setelah Mohamad Said dengan sundulannya berhasil membobol gawang Martapura FC.

Melihat sering mendapat tekanan, pelatih Martapura FC melakukan pergantian dengan mengganti pemain bertahan, Rahmat Latif, dan memasukan Rian Mizar.

Pada menit ke 63 kapten dari Madura FC, Benny Anshar, diganjar kartu merah setelah melakukan tindakan anarkis terhadap pemain belakang Martapura FC.

Unggul jumlah pemain, Laskar Sultan Adam berbalik menekan. Pada menit 92 Agus Setia Wibowo berhasil menutup kemenangan Martapura FC menjadi 4-2.

Atas kemenangan ini Pelatih Martapura FC, Frans Sinatra Huwae, mengatakan ia sangat mensyukuri atas kemenangan yang diraih anak asuhnya dan berharap hal ini menjadi motivasi bagi timnya untuk bermain lebih baik lagi kedepannya.

“Ya, kita mensyukuri atas kemenangan sore hari ini, apalagi yang kita kalahkan adalah tim yang menduduki puncak klasemen sementara. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi untuk anak-anak agar kedepannya dapat lebih baik lagi,” ujarnya usai pertandingan.

Sementara Pelatih Madura FC, Salahudin, mengakui keunggulan para pemain Martapura FC. Dia juga mengapresiasi anak asuhnya karena telah bermain dengan baik.

“Mungkin sore ini belum rejeki kita, tapi selanjutnya kita pasti bisa memenangi laga,” ungkapnya.(sai/dra)