Mantan Anggota KPU Kawal PEMILU 2019

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET- Tinggal beberapa bulan lagi Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden sekaligus Pemilu Legislatif 2019.

Kumpulan para alumni KPU penyelenggara pemilu yang tergabung dalam Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Kalimantan Selatan, telah melakukan deklarasi dalam rangka bersinergi dengan penyelenggara pemilu 2019 dalam hal memberikan kontribusi terkait apa saja yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu.

“Tujuan JADI adalah dalam rangka bersinergi dengan penyelenggara pemilu itu sendiri guna memberikan kontribusi pemikiran terkait dalam hal apa saja dalam proses tahapan pemilu di Kalimantan Selatan,” ucap Kordinator JADI Kalsel, Dr Samahuddin Muharram.

Hal ini dia ungkapkan pada saat wawancara dengan para wartawan di sela acara deklarasi JADI yang diselenggarakan di Hotel Nasa, Lantai 2, Jalan H. Djok Mentaya, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Selasa (20/11/2018).

Selain itu JADI, menurut Samahuddin, juga dapat memberikan kontribusi masukan berupa pemikiran terkait kebijakan pemerintah daerah maupun provinsi atau kabupaten/kota dalam persoalan kebijakan, demokrasi dan arah pembangunan di Kalimantan Selatan.

“JADI akan bergerak untuk itu, bergerak bersinergi dengan penyelenggara pemilu dan akan bersinergi dengan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan,” ucap Samahuddin.

Ketika ditanya seberapa penting JADI dalam hal penyelenggaraan pemilu di Kalimantan Selatan, mantan Ketua KPU Kalsel ini mengatakan sangatlah penting JADI dalam mengawal demokrasi, karena menurutnya banyak sekali persoalan-persoalan dalam penyelenggaraan pemilu nanti.

“Jadi saya rasa kita ini mantan penyelenggara pemilu ini sangatlah berpengalaman dan mempunyai pengetahuan dalam proses penyelenggaraan pemilu, misalnya hari ini data pemilu masih bermasalah walaupun secara nasional harus diperpanjang 30 hari. Artinya persoalan ini belum tuntas, kalaupun diminta atau tidak diminta kita bisa melalui teman-teman media untuk memberikan kritikan-kritikan itu,” paparnya.

Deklarasi JADI mengusung tema “Arah Demokrasi di Kalimantan Selatan Menjelang Pemilu Tahun 2019” yang dikemas dalam dialog publik yang dihadiri mahasiswa dan narasumber dari Dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Uniska Banjarmasin dan anggota Komnas HAM.

JADI Beranggotakan para alumni jebolan KPU yang terlibat dalam penyelenggara Pemilu di Kalimantan Selatan.(al/sir)