Hiswana Migas Dorong Pemerintah Penuhi Kuota BBM dan Elpiji

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel, Saibani, mengemukakan, bahwa Hiswana Migas selalu terus berupaya mendorong pemerintah agar menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalimantan.

Hal ini Ia ungkapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII DPD VI Hiswana Migas Kalimantan di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Sabtu (24/11/2018).

Ketika ditanya terkiat kontribusi apa yang diberikan Hiswana Migas untuk Kalsel selama ini, ia menegaskan, selama ini Hiswana Migas telah menaikkan mikro-mikro ekonomi, karena dengan adanya Hiswana Migas, penyaluran BBM dan elpiji dapat menyentuh masyarakat.

“Tentu kami menaikkan mikro-mikro ekonomi, karena dengan adanya Hiswana Migas, penyaluran BBM dan elpiji sudah menyentuh masyarakat. ini bukanlah merupakan pokok, tetapi di atas bahan pokok, karena dengan elpiji dan BBM ini, maka mikro ekonomi tumbuh dan berkembang,” ujar Saibani kepada koranbanjar.net.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru yang dipilih melalui Musda VIII DPD VI Hiswana Migas Kalimantan ini, Saibani berharap, salah satu tujuan utama Hiswana Migas untuk mendorong pemerintah dalam penyediaan kuota BBM dan elpiji di wilayah Kalimantan, dapat segera terpenuhi.

“Melalui DPD ini, maka kita dapat mendorong pemerintah pusat agar kuota migas untuk Kalimantan harus diperhatikan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dalam sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang disampaikan oleh Sekdaprov Kalsel, Haris Makkie, mengatakan, DPD Hiswana Migas diharapkan dapat ikut mengambil peran di sektor migas dan berkontribusi dalam pembangunan.

Musda VIII DPD VI Hiswana Migas Kalimantan tahun 2018 yang dilaksanakan dalam tema “Optimalisasi Kerja dan Energi Antara Hiswana Migas dan PT Pertamina (Persero) Menunjang Kemajuan Ekonomi Daerah” ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengikatkan konsolidasi serta mempersiapkan kepengurusan baru periode 2018-2022. (al/dny)