Buntut Salah Tangkap Kader HMI, KAHMI; HMI se-Indonesia Siap Melakukan Aksi Solidaritas

  • Bagikan
HMI sat melakukan silaturrahmi. Isnaini (nomor dua dari kiri). (foto: dok HMI)
HMI sat melakukan silaturrahmi. Isnaini (nomor dua dari kiri). (foto: dok HMI)

Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan meminta Propam Polda Kalsel terbuka dalam menindaklanjuti kasus dugaan salah tangkap yang dilakukan oknum Polres HST dan Polres HSU terhadap salah seorang kader HMI Cabang Barabai.

BARABAI,koranbanjar.net – Hal tersebut disampaikan Presidium KAHMI Kabupaten HST, Muhammad Isnaini, Minggu (12/9/2021) di Barabai.

“Kami selaku alumni sangat menyayangkan tindakan oknum polisi yang melakukan penangkapan saat adik-adik HMI berkegiatan di sekretariat dan menimbulkan kegaduhan serta dilihat oleh banyak masyarakat,” katanya.

BACA:  Kronologis Lengkap Mutilasi di Banjarmasin, Pelaku; Awalnya Kencan, Lalu Minta Tips Tambahan

Tindakan polisi tersebut menurutnya, tidak hanya menimbulkan trauma bagi adik-adik HMI, namun juga berdampak citra negatif di masyarakat. “Seakan-akan kader HMI kriminal,” tegasnya.

BACA JUGA; Pengakuan Korban Salah Tangkap di Barabai, Sempat Diborgol, Dipukuli Nyaris Pingsan

Ia meminta Propam Polda Kalsel dapat terbuka dan memproses tindakan oknum polisi tersebut agar instansi kepolisian mendapat kepercayaan kembali dari masyarakat.

“Hal ini juga harus menjadi evaluasi Polda Kalsel dalam penanganan perkara, jangan sampai kejadian salah tangkap ini terulang lagi,” tegasnya.

BACA:  TERUNGKAP, Penembakan Warga Tanbu Dilakukan Oknum TNI AD
Korban salah tangkap, Muhammad Rafii yang merupakan kader HMI. (foto: istimewa)
Kedua Badko HMI Kalselteng, Zainuddin. (foto: istimewa)

Isnaini mengungkapkan, kader HMI itu babak belur dipukul oknum polisi yang melakukan penangkapan, bahkan sampai pingsan diminta mengaku kasus coranmor yang dituduhkan kepadanya. Namun dilepaskan karena tidak cukup bukti.

“Seluruh pengurus HMI se-Indonesia sudah tahu masalah ini dan kalau tidak diproses, maka kami siap melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi seluruh kantor Polisi se-Indonesia menuntut penyelesaian kasus ini,” tegasnya.

BACA JUGA; Oknum Polisi Diduga Salah Tangkap, Gebuki Mahasiswa, HMI Adukan ke Propam Polda Kalsel  

BACA:  Pemerintah Perlu Pastikan Kerjasama Pabrik Vaksin dengan China Menguntungkan Indonesia

Saat di konfirmasi , Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Danang Widaryanto melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aipda M.Husaini mengatakan, kasus itu masih proses di Propam Polda.

“Jadi kita tunggu saja hasilnya. jangan mengambil kesimpulan sendiri, Buser HST hanya Back Up Polres HSU. Untuk Kasus Tindak Pidananya di HSU jadi yang melakukan pemeriksaan dari anggota HSU,” ujarnya singkat.(mj-41/sir)

(Visited 1.338 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 1.338 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *