BNN

Oknum Polisi Diduga Salah Tangkap, Gebuki Mahasiswa, HMI Adukan ke Propam Polda Kalsel  

  • Bagikan
Badan Koordinasi HMI Kalselrteng saat berada di Propam Polda Kalsel. (foto: istimewa)
Badan Koordinasi HMI Kalselrteng saat berada di Propam Polda Kalsel. (foto: istimewa)

Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HM) Kalselteng mengadu ke Propam Polda Kalsel. Menyusul terjadinya dugaan salah tangkap pelaku curanmor oleh oknum Polres Barabai.

BARABAI, koranbanjar.net – Seorang mahasiswa, Muhammad Rafii merupakan kader HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Barabai bernasib malang. Dia menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan oleh oknom Polres Barabai dan Amuntai.

Ketua Badko (Badan Koordinasi) HMI Kalselteng, Zainuddin beserta Kader HMI Cabang Barabai, Kader HMI Banjarmasin serta Kader HMI Banjarbaru memasukan laporan Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 11.00 WITA kemarin kepada Bidang Propam Polda Kalsel.

Laporan tersebut menindaklanjuti kasus dugaan salah tangkap kasus curanmor oleh oknum anggota Polres HSU dan HST terhadap Muhammad Rafi’i di Sekretariat HMI Cabang Barabai Hulu Sungai Tengah.

BACA:  Saksi Ungkap Kronologis Kasus Dugaan Penipuan Mantan Bupati Balangan

Kedatangan Badko HMI Kalselteng beserta Kader HMI lainnya untuk melapor perihal kasus salah tangkap salah satu kader HMI Cabang Barabai diterima dengan baik oleh pihak Bid Propam Polda Kalsel.

Ketum Badko HMI Kalselteng Zainuddin mengatakan, kedatangan pihaknya bermaksud menuntut beberapa hal yaitu, meminta Polda Kalsel untuk segera menindak oknum yang diduga melakukan salah tangkap.

BACA JUGA; Oknum Polisi yang Perkosa Anak di Mapolsek Ditangkap, Polri; Kami Minta Maaf

“Kami menuntut agar para oknum ini segera ditindak, karena jika dibiarkan pasti akan terulang lagi,” terangnya, Minggu (12/9/2021) sore.

Tentunya jika dibiarkan, lanjutdia, hal tersebut dapat merusak citra polisi yang seharusnya mengutamakan sikap humanis. “Selain itu mereka juga menuntut agar oknum-oknum tersebut meminta maaf secara terbuka, untuk membersihkan nama baik HMI di mata masyarakat,” ungkap Zainudin saat dihubungi koranbanjar.net.

BACA:  PKK Kabupaten Banjar Berencana Maksimalkan Kebun Indrasari
Badan Koordinasi HMI Kalselrteng saat berada di Propam Polda Kalsel. (foto: istimewa)
Badan Koordinasi HMI Kalselrteng saat berada di Propam Polda Kalsel. (foto: istimewa)

Kita akan kawal semaksimal mungkin tentang perkembangan kasus ini, di jadwalkan besok mungkin Muhammad Rafii akan divisum di Banjarmasin, jadi pihaknya masih berada di Banjarmasin.

Terpisah, Ketua Umum HMI Cabang Barabai Majidi membenarkan laporan itu. “Benar, saat ini posisi kami masih di Banjarmasin dan sudah melaporkan kejadian tersebut,” ujarnya via telepon.

BACA JUGA; Korps Polri Tercoreng, Oknum Polisi Perkosa Anak 16 Tahun di Mapolsek

“Sangat disayangkan sekali apa yang dilakukan oknum kepolisian dalam kejadian salah tangkap terhadap salah satu kader HMI Barabai, yang mana penangkapan tersebut bertempat di sekretariat HMI Barabai, di Jalan Lingkar Kapar Walangsi Desa Banua Budi. Hal ini tentu dapat mencoreng nama baik HMI di mata masyarakat, karena kejadian tersebut juga menimbulkan sebuah keramaian setelah adanya suara tembakan peringatan oleh oknum polisi,” jelasnya.

BACA:  MTQ Tingkat Kabupaten Banjar Sudah Dekat, Wabup Lantik Hakim Juri dan Panitera

Kejadian ini, menurutnya, juga sebagai bahan evaluasi bagi pihak kepolisian agar bisa bertugas secara profesional, dan pihaknya mendesak kepada pihak kepolisian agar kasus salah tangkap ini secepatnya diproses, agar nama baik keluarga korban serta nama baik HMI menjadi baik kembali, tutup Majidi.(mj-41/sir)

 

(Visited 450 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 450 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *