Banjir di Kalsel, Orang Buta Ini Terkurung hingga Tidur di Perahu
2 min baca
414
×
Banjir di Kalsel, Orang Buta Ini Terkurung hingga Tidur di Perahu
Sebarkan artikel ini
Banjir di Kalimantan Selatan menimbulkan berbagai persoalan kemanusian, mulai kehilangan tempat tidur, infrastruktur rusak hingga korban jiwa. Terbaru, seorang tunanetra, Suriansyah (45), warga Desa Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini terkurung banjir di rumahnya hingga terpaksa tidur di perahu.
SUNGAI TABUK, koranbanjar.net – Miris sekali yang dialami seorang tuna netra, warga Desa Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Suriansyah (45) ini. Banjir yang melanda di desa setempat, membuat dirinya terkurung di rumah.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Informasi yang diperoleh koranbanjar.net, Jumat (15/01/2021), berhari-hari Suriansyah tak bisa kemana-kemana. Selain kondisinya yang sudah cacat tunanetra, ditambah rumahnya yang terendam air setinggi 1 meter. Dia juga kesulitan untuk mendapatkan makanan.
Seluruh perabot rumah sudah terendam air, termasuk tempat tidur. Sehingga dia hanya bisa tidur di atas perahu. Selain itu, warga setempat, termasuk dirinya sudah mulai kesulitan makan. Karena kampung mereka terisolasi oleh banjir.
Banjir di Kalsel, Orang Buta Ini Terkurung hingga Tidur di Perahu
Aktifitas warga Desa Tandipah pun lumpuh total. Mirisnya, hingga sekarang warga tidak sedikitpun mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Karena itu, sebagian masyarakat mengungsi kedataran yang lebih tinggi dengan menggunakan sarana seadanya, seperti perahu.
Menurut warga Desa Tandipah, Nayan, dia bersama warga setempat harus mengevakuasi peyandang tunanetra, Suriansyah ke tempat yang lebih aman.
“Andai tidak ada yang menolong, entah bagaimana nasib pak Suriansyah itu,” ujar Nayan.(mj-32/sir)