oleh

Air Terjun Gugur Kehidupan Dipercaya Masyarakat Miliki Keajaiban

LOKSADO, KORANBANJAR.NET – Air Terjun Gugur Kehidupan di Kampung Kandihin Desa Halunuk, Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan ternyata namanya memiliki makna sebuah harapan dan doa bagi yang kecelakaan di air terjun itu, begitu yang diyakini warga sekitar.

Menelusuri eksotisnya Sungai Amandit di Kampung Kandihin, selain memiliki pemandangan aliran sungai yang sangat menawan dengan gunung-gunung yang berjejer diatasnya.

Air Terjuun Gugur Kehidupan Dipercaya Masyarakat Miliki Keajaiban,,
Laporan Jurnalis KoranBanjar.Net, MUHAMMAD HIDAYAT, Loksado – Hulu Sungai Selatan.

Salah satu yang paling menonjol adalah Air Terjun Gugur Kehidupan yang berada sekitar setengah kilometer dari kampung Kandihin atau sekitar empat kilometer dari jalan raya.

Jika diperhatikan, Air Terjun Gugur Kehidupan tidak terlalu tinggi, apalagi saat musim hujan mungkin sekitar tiga meter-an, tetapi kedalaman airnya mencapai delapan meter ke bawah, di situlah bahayanya.

Menurut salah seorang warga Kampung Kandihin sekaligus Sekretaris Desa Halunuk, Muhammad Yunus membeberkan, dinamakan Gugur Kehidupan adalah sebagai doa bagi yang jatuh dari atas air terjun agar tetap selamat dan masih hidup.

Gugur dalam bahasa setempat adalah jatuh dan kehidupan maksudnya adalah selamat.

Yunus mengisahkan, berdasarkan pendapat para tokoh adat yang terkenal di sana, jika ada orang menaiki lanting paring (perahu bambu rakit) menuju ke hilir, saat melewati air terjun dari atas jatuh ke bawahnya selalu selamat.

Maka diberikanlah nama tersebut agar nantinya siapapun yang melewati maupun terjatuh dapat selamat. “Menurut cerita orang dahulu lanting warga yang lewat di sana saat terjatuh akan tengelam dahulu baru timbul lagi ke permukaan air,” tuturnya.

Air Terjuun Gugur Kehidupan Dipercaya Masyarakat Miliki Keajaiban,
Foto Air Terjuun Gugur Kehidupan yang nampak dari atas. (foto: hidayat/koranbanjar.net)

Yunus mengungkapkan, kejadian terbaru dialami tiga orang siswa SDN Kandihin pada akhir April lalu dalam rangka selamatan sehabis ujian kelas 6.

Ia mengisahkan para guru dan siswa-siswi mengunjungi Air Terjun Gugur Kehidupan sambil masak-masakan dan mandi bersama.

Tanpa diduga yang membuat semua yang ada menjadi panik, seorang siswa kelas dua bernama Anwar terjatuh terbawa arus saat mencoba menyeberangi sungai di atas nya.

Tak berselang lama dua orang temannya Raihan dan Ahmad Aziz yang juga kelas dua juga terjatuh ke teluk dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Saat kepanikan seluruh orang terjadi lah hal yang sangat aneh, seperti ada keajaiban, beberapa lama setelah menghilang tenggelam ke dasar sungai mereka semua kembali mengapung dalam keadaan selamat.

“Padahal untuk ukuran anak kelas dua SD mereka dimungkinkan tidak bisa berenang, tetapi nyatanya ada sebuah keajaiban yang menyelamatkan mereka semua,” ujarnya.

Sekitar 50 meteran ke hilir dari lokasi inti Air Terjun Gugur Kehidupan masih ada 2 jeram yang lumayan tinggi seperti air sehingga setiap yang menyusuri sungai dengan lanting bambu diperlukan nyali yang tinggi.

Jika diteruskan mengikuti aliran sungai tersebut maka akan menuju pertigaan sungai yang mempertemukan pada aliran Sungai Amandit tepat di Kampung Kandihin. (yat/dra)

Komentar

Berita Terkini