BNN

Tawuran Banjarmasin, Terdeteksi di Video Viral Dua Kelompok Pakai Baju Hitam dan Putih

  • Bagikan
Tawuran di Kota Banjarmasin, Kalsel melibatkan dua kelompok yang mengnakan pakaian baju hitam dan putih., Minggu (26/9/2021). (foto: tangkapan layar video)
Tawuran di Kota Banjarmasin, Kalsel melibatkan dua kelompok yang mengnakan pakaian baju hitam dan putih., Minggu (26/9/2021). (foto: tangkapan layar video)

Tawuran antar kelompok di Banjarmasin, persisnya di kawasan Jl Piere Tendean, dekat Jembatan Merdeka, Siringn Maskot Bakantan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (26/09/201) pagi, terdeteksi pada video yang viral di media sosial, dua kelompok terlibat tawuran mengenakan pakaian atau baju berwarna hitam dan putih.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Video viral yang merekam aksi tawuran antar kelompok tersebut berdurasi 19 detik telah diabadikan seorang perempuan. Dalam rekaman video, perempuan tersebut sempat menyebutkan, kedua kelompok yang terlibat tawuran saling serang dan lempar dengan menggunakan kayu balok.

“Aduh.., kayu balok, kena kening, aduh…,” ucap si perekam dalam video tawuran.

Suasana di kawasan Jl Piere Tendean, dekat Taman Maskot Bakantan, Kota Banjarmasin sempat ricuh. Terdengar suara teriakan dari masing-masing kelompok yang terlibat tawuran, disertai suara klakson mobil yang saling bersahutan.

Hingga rekaman video berakhir, suara gaduh di kawasan Jl Piere Tendean, Kota Banjarmasin tak kunjung berakhir. Masing-masing kelompok yang terlibat tawuran saling kejar dan berlarian di jalan raya, bahkan mereka tidak mempedulikan lalu lalang kendaraan umum hingga berlarian melintasi median jalan.

Tawuran Kelompok Baju Hitam dan Putih

Masih dalam tayangan video, kedua kelompok yang terlibat tampaknya di dominasi antar kelompok yang satu mengenakan pakaian hitam, kemudian kelompok lainnya mengenakan pakaian atau baju berwarna putih.

Seperti diberitakan sebelumnya, tawuran di Banjarmasin pecah melibatkan antar kelompok pemuda di jalan umum, tepatnya di kawasan Siring Piere Tendean, dekat jembatan merdeka, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (26/09/201).

Tawuran antar kelompok pemuda di Banjarmasin pecah hingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jl Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Kalsel pada Minggu (26/9/2021) pagi. (foto: tangkapan layar video).
Tawuran antar kelompok pemuda di Banjarmasin pecah hingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jl Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Kalsel pada Minggu (26/9/2021) pagi. (foto: tangkapan layar video)

Sebuah video berdurasi 19 detik viral di media sosial. Seorang perempuan merekam peristiwa tawuran antar kelompok yang terlihat saling serang dengan senjata kayu, bahkan adapula yang saling lempar batu.

Dalam tayangan video tawuran yang pecah di Banjarmasin, dua kempok pemuda tampak berhamburan di kawasan Siring Piere Tendean, Kota Banjarmasin, saling serang di jalan umum, sementara masyarakat umum lainnya kelihatan menghindar menjauhi lokasi kasi tawuran antar kelompok terebut.

Hingga berita diturunkan, masih belum diketahui penyebab terjadinya tawuran antar kelompok pemuda di Banjarmasin ini. Sejumlah kendaraan yang kebetulan ingin melintas di jalan raya Kota Banjarmasin sempat terhenti oleh aksi serang antar kelompok. Para pemuda yang terlibat tawuran antar kelompok berseliweran di jalan.

Tawuran antar kelompok pemuda di Banjarmasin pecah hingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jl Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Kalsel pada Minggu (26/9/2021) pagi. (foto: tangkapan layar video).
Tawuran antar kelompok pemuda di Banjarmasin pecah hingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jl Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Kalsel pada Minggu (26/9/2021) pagi. (foto: tangkapan layar video).

Masing-masing kelompok ada yang mempersenjatai dengan kayu, namun adapula yang hanya dengan tangan kosong. Selebihnya tawuran antar kelompok di Banjarmasin ini menggunakan apa saja yang ada di lokasi untuk saling serang.

Tak pelak, tawuran yang pecah di Banjarmasin ini sempat menggangu arus lalu lintas, terutama kepada warga yang sedang melintas dihinggapi rasa takut, hingga menghindar ke tempat yang lebih aman dari aksi tawuran.(koranbanjar.net)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × five =