Baznas

Ratusan Warga Tanbu Doyan Nikmati Kuliner di Pelabuhan Batang, Yuk Intip!

  • Bagikan
Kuliner Pelabuhan Batang Tanah Bumbu
Ratusan warga Tanah Bumbu terlihat berada di Pelabuhan Batang.(Foto: Agus Hasanudin)

Ratusan masyarakat Tanah Bumbu doyan menikmati kuliner di Pelabuhan tempat sandar kapal tongkang atau pelabuhan Batang. Hal itu, terlihat dari banyaknya antusias warga Bumi Bersujud yang berbondong-bondong tiap sore ke sana.

TANAH BUMBU, koranbanjar.net- Salah satu warga Tanah Bumbu, Zaini mengaku, datang ke tempat tersebut lantaran ingin menikmati sejumlah kuliner.

“Kalau mau makan pisang ijo, atau pisang gapit itu agak susah mencarinya. Maka, tempat ini menjadi referensi saya,” katanya sembari menikmati makanannya.

Disamping kuliner, lokasi pelabuhan Batang ini dinilai, warga kota Bumi Bersujud tidaklah jauh. Pasalnya, hanya butuh beberapa menit dari pusat perkotaan akan sampai.

BACA:  Meski PPKM Mikro, Jembatan Rumpiang Tetap Jadi Tempat Nongkrong

“Lokasinya tidak jauh, terlebih untuk parkir juga cukup luas. Saya hanya butuh waktu 5 menit untuk sampai ke tempat ini,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan tempat itu juga bisa menjadi referensi untuk menikmati pemandangan di kala senja.

“Memang sih, lokasinya bukan sebagai tempat wisata. Tapi bagi warga pusat kota Tanbu, menikmati angin pesisir dan beragam kuliner paling dekat yaa hanya ke Pelabuhan Batang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, sebelum pelabuhan Batang ini ramai awalnya tempat ini kerap dijadikan sebagai tempat kaum pemuda atau pemudi yang berpacaran.

BACA:  Besok Menjamu Blitar, Mukti Raja: Tiga Poin Harga Mati

Maklum, lantaran lokasinya dulu masih sangat sepi. Kendati begitu, entah kapan lokasi ini mulai ramai di datangi warga.

“Sepertinya mulainya pada 2013. Tapi paling ramai pas sebelum corona tadi. Ini udah mulai ramai sudah,” kata salah satu pedagang Acil Galuh (45) saat ditemui, Selasa (29/6/2021).

Sementara itu, warga lainnya, Jack (40) mengatakan, tempat itu akan lebih enak jika dibangun sarana umum. Seperti kursi yang nyaman, dan WC umum dan sebagainya.

“Ini perlu dibenahi, karena pelabuhan Batang ini sangat berpotensi kedepannya untuk wisata di Tanbu,” ujarnya.

BACA:  Finising di Depan Gawang Lawan Masih Perlu Evaluasi

Terlebih, para pedagang di lokasi ini mengaku, tiap jualan dari Asar hingga jelang Magrib. Atik merupakan penjual pentol, mengungkapkan, sedikitnya menghabiskan ayam sampai lima ekor sehari.

“Paling ramai biasanya Sabtu sama Minggu. sampai macet di sini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pelabuhan yang menjadi lokasi wisata alternatif ini, berada di sekitar 2 kilometer dari Polres Tanah Bumbu. Tepatnya, terletak di belakang KFC.

Terlihat, terkadang ada sesekali juga penyewaan speed bagi para pengunjung di pelabuhan Batang ini, tarifnya untuk sekali keliling selama 15 menit an, yakni Rp 20 Ribuan.(ags/hip).

(Visited 8 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 8 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *