Prostitusi Terselubung di Warung Jablay, Satpol PP Jaring 12 PSK, Tiga Lelaki Mengidap Sifilis

  • Bagikan
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau, Pemprov Kalteng saat melakukan razia terhadap warung remang-remang atau warung jablay. (foto: borneo24/koranbanjar.net)
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau, Pemprov Kalteng saat melakukan razia terhadap warung remang-remang atau warung jablay. (foto: borneo24/koranbanjar.net)

Prostitusi terselubung yang beroperasi di warung-warung jablay atau remang-remang telah dirazia petugas Satpol PP dan Damkar Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasilnya, petugas telah menjaring 12 PSK dan tiga lelaki hidung belang yang belakangan terdeteksi mengidap penyakit kelamin sifilis atau raja singa.

LAMANDAU, koranbanjar.net – Keberadaan prostitusi terselubung berkedok warung jablay atau remang-remang di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah cukup meresahkan warga.

Dalam razia yang dilakukan petugas terjaring 12 PSK ditemukan 2 orang mengidap posif HIV dan 1 positif COVIS-19. Berikutnya, kembali terdeteksi, 4 PSK dan 1 pria yang ditangkap dari warung remang-remang Km 28 Jalan Trans trans Kalimantan Sabtu malam tadi .

“Hasil pemeriksaan Minggu pagi (6/6/2021) kemarin, ditemukam 2 wanita dan 1 pria menderita sifilis,” ungkap Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Lamandau, Triadi.

Raja Singa atau sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan bakteri. Gejala sifilis diawali dengan munculnya luka yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut, atau dubur. Gejalanya seringkali tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak disadari penderitanya. Namun pada tahap ini, infeksi sudah bisa ditularkan ke orang lain.

”Dari 16 orang yang kita periksa, pemeriksaan tes rapid antigen negatif semua, tes HIV/Aids negatif semua, pemeriksaan sifilis 3 positif. Mereka yang sakit kita sarankan untuk menjalani pengobatan lebih lanjut agar tidak menularkan kembali,” ungkap Yuliance, petugas dari Dinas Kesehatan setempat.(sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *