Baznas

Pengobatan Alternatif, Andi Hammasa; Obati Anak Autis sampai Pasien yang Divonis Operasi

  • Bagikan
Andi Hammasa atau Andi Totok Punggung.
Andi Hammasa atau Andi Totok Punggung.

Warga Desa Batu Ampar Km 18, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, Andi Hammasa rela meninggalkan pekerjaannya di sebuah perusahaan milik H. Isam, sebagai Kepala Mekanik. Dia memilih fokus melakoni profesi pengobatan tradisional yaitu, totok punggung.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Dalam dunia pengobatan alternatif, keahlian mengobati dengan cara tradisional menjadi anugerah yang diperoleh Andi Hammasa dari Allah SWT.

Andi Hammasa atu biasa dikenal Andi Totok kepada koranbanjar.net, Sabtu, (31/7/2021) menceritakan, dia masih ada hubungan keluarga sepupu dua kali dengan pengusaha ternama dari Tanah Bumbu H.Isam. Dulu dia ikut bekerja di salah satu perusahaan milik H Isam.

BACA:  Vaksin Johnson & Johnson Masuk Indonesia September, Ada yang Beda dengan Vaksin Lain

Saat masih bekerja sebagai mekanik, Andi mengaku sudah memiliki keahlian dalam bidang totok punggung, akan tetapi terkendala pekerjaan sebagai kepala mekanik di sebuah perusahaan milik H.Isam.

Bahkan sebelumnya, dia berapa kali meminta mengundurkan diri, tapi tidak disetujui pimpinan. Namun akhirnya, Andi sudah bertekad untuk mengundurkan diri dari perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan melalui therapy totok punggung.

Sekarang Andi fokus dalam keahliannya totok punggung, dari beberapa keterangan pasien yang ditemui koranbanjar.net, antara lain, Febri, warga Jalan Mahligai Km 7 Kelurahan Kertak Hanyar, Kecamatan Kabupaten Banjar, dia menderita sinusitis dari SMA. Setelah therapy kepada Andi Totok sudah sembuh.

BACA:  Putus Mata Rantai COVID, Satgas Sosialisasi di Pasar Shuhala Barabai

Febri juga menjelaskan, anak perempuannya Mikaila (3) mengalami autis ringan sudah sedari lahir, setelah melakukan therapy kepada Andi Totok anaknya bisa kembali normal seperti layaknya anak-anak pada umumnya.

Andi Totok juga memberikan pengobatan kepada penderita jantung bocor yang telah divonis operasi, Syarifah Naira Bahasyim (2,8 tahun). Setelah menjalani therafy di tempat Andi Totok, Naira berangsur-angsur mengalami penyembuhan.

Sementara itu, Andi Totok mengatakan, ilmu totok yang dimilikinya hanya untuk membantu orang-orang yang mengalami atau menderita sakit yang sudah akut.  Andi juga berkata, dia hanya perantara, semua kembali kepada Allah SWT. “Karena semua Allah yang maha menyembuhkan”, terangnya.

BACA:  Dua Guru Besar Sebut Andin Calon Menteri, Raih Gelar Doktor Dengan Hasil Cum Laude

Saat ini Andi Totok dalam hijrahnya membantu masyarakat Kalimantan masih dalam tahap pembangunan sebuah masjid dan pesantren serta majelis pengajian di tempat dia tinggal. Andi sangat sosial kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan.(myr/sir)

 

 

(Visited 47 times, 4 visits today)
  • Bagikan
(Visited 47 times, 4 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *