oleh

Pasar Subuh Kandangan Akan Dipindah Awal September

KANDANGAN, koranbanjar.net – Jika tak ada aral melintang, awal September 2019 Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) merelokasi pasar subuh Kandangan ke Jalan M Yusi. Pedagang bakal disediakan lapak gratis!

Semula pasar subuh yang kebanyakan PKL menggelar lapak sayur, ikan hingga kue tradisional, di jalan sekitar teras pasar Los Batu Kandangan.

Tetapi sejak awal 2018 lalu, penjual ikan grosir sudah dipindahkan ke Jalan M Yusi terminal Bus Kandangan, meski penjual ikan eceran masih belum dipindahkan. Sehingga ke depan direncanakan semua pedagang dipindah, termasuk pedagang sayur keliling yang membeli sayur di pasar.

Baca: Disdag HSS Lakukan Tera Ulang Alat Ukur Dan Timbangan Pedagang

Kabid Pengelola Pasar Kandangan Disdag HSS Dedy Hamdani menjelaskan, pemindahan dilakukan untuk memfasilitasi pedagang, guna memberikan kemudahan dalam proses jual beli dan tidak ada kesan menggusur sama sekali.

Pasar Subuh Kandangan Akan Dipindah Awal September.
Inilah lokasi yang baru untuk para pedagang Pasar Subuh Kandangan. (hidayat/koranbanjar.net)

“Areanya luas, lahan di sana seluas 12 hektare termasuk kantor camat Kandangan, terminal bus serta total lahan seluas 10.000 meter persegi untuk pasar dan parkir itu sendiri,” ujarnya saat diwawancarai koranbanjar.net di kantornya Rabu (31/7/2019) sore.

Dedy mengungkapkan, jika tidak ada halangan awal September sudah bisa pindah, sebab semua sudah disiapkan, hanya tinggal menunggu selesai pengerjaan aspal untuk parkir kendaraan.

Baca: Warga Daha MENJERIT Bangunan Pasar Negara KUBAS

Ia mengatakan sudah melakukan sosialisasi secara perlahan, kepada para pedagang mengenai proses relokasi pasar tersebut. Rata-rata pedagang diakuinya setuju dan bersyukur karena disiapkan tempat yang lebih baik.

“Mereka (pedagang) sudah melihat dan mengetahui lokasinya, dan berkata bagus dan senang disediakan tempat,” katanya.

Baca: Kisah Kampung Kambang Besar, Melihat Kota Kandangan dari Atas

Menurutnya selama ini pedagang berjualan sekitar pukul 6 pagi, tetapi sejak pukul 12 malam sudah membuka menyiapkan lapaknya. Sehingga pedagang merasa senang jika disediakan tempat yang lebih layak, utamanya tidak kehujanan dan kepanasan, serta disiapkan lahan parkir khusus.

Lebih dari itu, lapak yang disediakan tidak berbiaya alias gratis, hanya dipungut retribusi bagi pedagang seperti untuk kebersihan, misalnya. (yat/dra)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: