Baznas

Kriminalitas di Kapuas, Tersinggung Ucapan “Aku Tak Kenal Anda”, Lelaki Ini Tusuk Warga Tamban

  • Bagikan
Pelaku, Sulaiman alias Utuh saat diringkus anggota kepolisian dari Polres Kapuas. (foto: Borneo24/koranbanjar.net)
Pelaku, Sulaiman alias Utuh saat diringkus anggota kepolisian dari Polres Kapuas. (foto: Borneo24/koranbanjar.net)

Hanya gara-gara tersinggung ucapan orang lain yang menyebutkan, “aku tidak kenal anda, seorang petani, Sulaiman alias Utuh (35) nekat menyerang pemuda, Sani (27) dengan senjata tajam. Usai melakukan penganiayaan itu, Utuh sempat melarikan diri, namun berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Kapuas pada, Senin, (13/9/2021) pukul 21.00 WIB.

KAPUAS, koranbanjar.net – Pelaku penganiayaan, Sulaiman berhasil diringkus Satreskrim Polres Kapuas, di Desa Jelapat II Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.

Penganiayaan itu dilakukan Sulaiman alias Utuh (35) terhadap korban, Sani (27) di pinggir Jalan depan gudang penggilingan padi Kelurahan Terusan Baguntan, Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas pada, Jumat (10/9/2021) pukul 11.30 WIB.

BACA:  Kabupaten Banjar Ikut Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang kepada Borneo24.com, –jaringan koranbanjar.net, Selasa (14/9/2021) malam menjelaskan, pelaku setelah melakukan penganiayaan melarikan diri ke Banjarmasin Kalimantan Selatan selama tiga hari.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di wilayah Banjarmasin Kalimantan Selatan,” kata Kasat Reskrim.

Dijelaskan lagi, kejadian ini berawal ketika pelaku menegur korban saat belanja ke warung karena tidak memakai baju dengan berkata, “Ikam Kada Bebaju Jagau Kah” — kamu tidak pakai baju, jagoan ya, red–.

BACA:  Organisasi Perempuan di Kabupaten Banjar Diharapkan Solid

Korban langsung menoleh ke arah pelaku, namun hal tersebut membuat pelaku tersinggung dan memukul korban sebanyak satu kali, kemudian berlalu. Kemudian saat pelaku lewat depan gudang penggilingan padi, waktu mau pulang kembali melihat korban sedang beristirahat dan berhenti mendatangi korban.

“Saa itu korban berkata, kenapa ikam menempeleng aku, padahal aku kada pinandu lawan ikam — kenapa kamu memukul aku, padahal aku tidak kenal sama kamu, — saat itulah langsung terjadi perkelahian berdarah hingga berujung penusukan,” jelasnya.

BACA:  Bupati Banjar Sebut Potensi Wisata di Aranio Belum Dioptimalkan

Kini pelaku sudah diamankan di Polres Kapuas beserta barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(koranbanjar.net)

 

(Visited 71 times, 3 visits today)
  • Bagikan
(Visited 71 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *