Korban Perkelahian di Pelabuhan Basirih Diserang Dengan Gergaji

  • Bagikan
Korban saat mengalami terluka parah. (foto: istimewa)
Korban saat mengalami terluka parah. (foto: istimewa)

Perkelahian di pelabuhan bawang Basirih, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada Minggu, (15/08/2021) telah mengakibatkan satu orang terluka parah yakni, Rifai Junaidi. Kabar yang beredar di lokasi kejadian, Rifai terluka akibat terkena serangan senjata tajam oleh lawannya yang menggunakan gergaji.  

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Meski perkelahian ini mengakibatkan satu korban terluka, namun diselesaikan dengan cara damai. Kedua pihak sepakat membuat surat pernyataan damai, dan berjanji tidak melakukan hal serupa di hadapan pihak Polsek Kawasan Pelabuhan dan Laut Banjarmasin.

Sebagai pengingat, perkelahian terjadi pada Pelabuhan Bawang Basirih Kelurahan Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan, Minggu (15/08/2021) pukul 16.15 WITA.

BACA:  Rencana Pembebasan Napi Koruptor, Kalapas Banjarmasin; Tidak Ada Masalah

Korban bernama Rifai Junaidi (32), pernah tinggal di Jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil mengalami luka yang cukup serius pada tangan kirinya hingga harus dilarikan ke RS Soeharsono (TPT).

Sementara itu, pelaku adalah Bakhrun alias Anang Engkor, warga Jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil.

Menurut keterangan warga, Ozan, awal kejadian antara Rifai dan Anang berawal dari kesalahpahaman hingga terjadi keributan antara kedua belah pihak.

“Rifai terluka di bagian tangan sebelah kiri, diduga pelaku melukai korban benda tajam, info dari warga, pelaku menggunakan gergaji,”, ucapnya.

BACA:  Dinkes Banjar Temukan 30 Kasus Dugaan Kanker Serviks di Lapas Perempuan

Kapolsek KPL, AKP Aryansyah melalui Ps Humas Polsek KPL Aipda Herjani mengatakan, kedua belah pihak sudah membuat surat pernyataan perdamaian dan menganggap masalah ini sudah selesai. “Tidak ada tuntutan secara hukum yang berlaku antara kedua belah pihak”, terangnya.

Herjani mengatakan, keduanya tidak akan melakukan perbuatan ini lagi dan saling meminta maaf, karena kesalahan yang telah diperbuat, dan jika kedua belah pihak melanggar isi perjanjian, maka kedua belah pihak bersedia dituntut secara hukum”,jelasnya.

BACA:  Pasca Haul Guru Sekumpul, TPS di Pusat Perbelanjaan Sekumpul Tampung 150 Ton Sampah

“Keduanya juga berjanji kepada pihak kepolisian untuk tidak membuat onar di kawasan areal Pelabuhan Bawang Basirih”,tutupnya.(myr/sir)

 

 

 

(Visited 7 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 7 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *