BNN

Kisah Tragis Korban Mutilasi di Banjarmasin, Tinggalkan Bayi Berusia 3 Bulan

  • Bagikan
Bayi berumur 3 bulan anak dari Rahmah, korban mutilasi(foto: leon)
Bayi berumur 3 bulan anak dari Rahmah, korban mutilasi(foto: leon)

Sungguh malang, Rahmah, korban mutilasi di Banjarmasin ternyata meninggalkan seorang bayi mungil berusia 3 bulan yang masih menyusu.

BANJARMASIN, koranbanjar.net –  Penulusuran koranbanjar.net menjumpai suami korban mutilasi, Yoga Hidayat, tinggal di Jalan Kelayan B Gang Anajah Kecamatan Banjarmasin Selatan. Sepeninggal istrinya, Rahman, dia memiliki buah hati, bayi laki-laki mungil bernama Alif. Tampak Alif dalam keadaan sehat, sedang menyusu dot di dalam ayunan.

“Alhamdulillah sejak ditinggal mamanya, pintar aja, tidak pernah rewel, sering nangis, biasa aja,” ujar Yoga yang mengaku belum bekerja.

Lantas ketika ditanya, bagaimana untuk menutupi kebutuhan makan dan minum dua orang anaknya, ada satu lagi kakak Alif bernama Ayla Rizkiana berusia 1,4 tahun.

“Ada aja rezekinya,” jawabnya gamblang d imana sebelumnya almarhumah istrinya sebagai tulang punggung keluarga.

BACA:  Letkol Siswo Pimpin Posko Terpadu Penanganan Banjir

Pada waktu wawancara sebelumnya saat kejadian Rahmah dibunuh dengan cara dimutilasi, Yoga menuturkan sangat sakit hati dan mengaku terluka cukup dalam sehingga sempat mengatakan kalau tidak ada hukum di negara ini, maka pelaku akan ia bunuh, “nyawa bayar nyawa,” ucapnya kala itu.

Sebab, selain ditinggal sang istri meninggal dengan cara yang mengenaskan, juga harus merawat dua buah hatinya yang masih kecil.

“Bayangkan pian, bayi hanya berumur 3 bulan, dan satunya 1,4 tahun sudah ditinggal kuitannya meninggal,” ucapnya sembari menitikkan air mata.

Saat ini, dua buah hatinya dalam perawatan dan tanggungjawab Yoga sendiri dibantu orang tuanya.

Sekedar pengingat, akhir hidup wanita bernasib malang, Rahmah (34) berlangsung sangat tragis. Dia merupakan warga Jalan Kelayan B, Gang Annajah, Kelurahan Kelayan Timur Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

BACA:  Pemprov Bantu Rumah Ibadah di Tanbu Rp 2 M

Jasadnya ditemukan sudah terpisah dengan kepala sejauh sekitar 10 meter di sekitar rumah kosong di Jalan Belitung Darat, Gang Keluarga RT 07 / RW 01, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Menurut Ketua RT setempat, Rusdawati saat ditemui koranbanjar.net di Gang Keluarga RT 07 RW 01, korban memang benar bernama Rahmah (34), warga Jalan Kelayan B Gang Annajah, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Dia ditemukan warga, Indra (20) sekitar pukul 06.00 WITA. Waktu itu, tubuh korban tegeletak di samping sebuah rumah yang sudah lama tak bepenghuni dengan kondisi kepala terpisah sekitar 10 meter. “Iya, tubuhnya terpisah dengan kepala sekitar 10 meter,” ucapnya.(yon/sir)

(Visited 9 times, 1 visits today)
  • Bagikan

(Visited 9 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *