oleh

Dokter Hewan Pastikan Hewan Kurban di Kotabaru Layak Konsumsi

KOTABARU, koranbanjar.net – Masyarakat Kabupaten Kotabaru tak perlu khawatir mengkonsumsi hewan kurban. Sebab, Dokter Hewan Teguh Arif Rahman dari Dinas Tanaman, Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kotabaru, sudah memastikan kesehatan dan kelayakan konsumsi hewan kurban di Kotabaru yang akan disembelih pada hari raya Idul Adha nanti.

“Sapi kurban yang masuk (di Kotabaru) ada sekitar 650 ekor. Itu sudah kami periksa kesehatannya dan aman untuk dikonsumsi,” katanya, kemarin.

Ratusan ekor sapi yang dipasok dari wilayah Sulawesi tersebut, dikatakan Arif, sebelum tiba di Kotabaru bahkan sudah ditanyakan terlebih dahulu hasil pemeriksaan sebelumnya dari kantor karantina hewan.

Kendati sudah dipastikan aman, Arif mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan hewan kurban hingga pelaksanaan hari raya Idul Adha nanti.

“Itu agar lebih memastikan kembali bahwa hewan sapi kurban layak dan aman dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diberitakan koranbanjar.net sebelumnya,  Kasubdit Kelembagaan dan Sumber Daya Kesehatan Hewan Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan, Irfansyah, hewan sapi dan kambing mempunyai penyakit antraks yang bisa menular. Penyakit antraks bahkan mampu bertahan hingga 30 tahun di dalam tubuh hewan.

Baca Juga: WASPADA! Penyakit Antraks Bisa Datang Dari Hewan Kurban Asal Sulawesi

Meski saat ini penyakti tersebut belum ditemukan di Kalimantan, namun Irfansyah mengatakan masyarakat tetap harus waspada, khususnya terhadap hewan kurban yang didatangkan dari Sulawesi. Sebab penyakit antraks dapat ditemukan dari hewan yang berasal dari Sulawesi.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Kalsel Masih Kekurangan Ribuan Hewan Kurban

Pemerintah harus memasok hewan kurban dari luar, salah satunya dari Sulawesi, untuk menutupi kekurangan hewan kurban di Kalsel. Itu lantaran tingginya permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha tahun ini. (cah/dny)

Komentar

Jangan Lewatkan