oleh

WASPADA! Penyakit Antraks Bisa Datang Dari Hewan Kurban Asal Sulawesi

BANJARBARU, koranbanjar.net – Khususnya bagi umat Muslim yang sebentar lagi akan merayakan hari raya kurban atau hari raya Idul Adha, ada baiknya waspada dalam memilih atau memakan hewan kurban, terutama sapi dan kambing.

Sebab, menurut Kasubdit Kelembagaan dan Sumber Daya Kesehatan Hewan Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan, Irfansyah, hewan sapi dan kambing mempunyai penyakit antraks yang bisa menular. Penyakit antraks bahkan mampu bertahan hingga 30 tahun di dalam tubuh hewan.

“Penyakit antraks dapat menular pada manusia melalui darah hewan setelah disembelih,” ujarnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pertanian, di ruang Aberani Sulaiman, Perkantoran Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (6/8/2019) siang.

Meski saat ini penyakti tersebut belum ditemukan di Kalimantan, namun Irfansyah mengatakan masyarakat tetap harus waspada.

“Sebab penyakit antraks dapat ditemukan dari hewan yang berasal dari Sulawesi. Sedangkan Kalsel merupakan salah satu pemasok hewan kurban dari Sulawesi,” ungkapnya.

Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie, yang turut hadir dalam rakor, mengatakan dalam hal memperhatikan kesehatan hewan, pemerintah sudah memiliki pejabat veteriner yang di antaranya bertugas dalam pengembangan kesehatan hewan.

“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan hewan agar penyakit hewan konsumsi maupun hewan peliharaan tidak menular pada manusia,” katanya.

Abdul Haris menekankan hewan yang menjadi peliharaan maupun hewan sebagai konsumsi harus selalu rutin diperiksa. (ykwdny)

Komentar

Berita Terkini