Baznas

Cerita Wanita, Korban Perampokan di ATM; “Jangan Teriak, Bila Teriak Kubunuh!”

  • Bagikan
Pencurian dengan kekerasan atau perampokan terjadi di sebuah ATM Mini Market Yuyun, Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. (foto: yanda)
Pencurian dengan kekerasan atau perampokan terjadi di sebuah ATM Mini Market Yuyun, Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. (foto: yanda)

Trauma, itulah yang dialami Maulida Aulia Rahmah yang telah menjadi korban perampokan di bilik ATM di samping Mini Market Yuyun, Jalan Teluk Tiram Darat, Kota Banjarmasin, belum lama tadi. Selain kehilangan uang gaji pertama, wanita ini juga sempat diancam bunuh di bilik ATM. Begini ceritanya.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Meski uang gaji pertama bekerja telah raib dirampok, Maulida Aulia Rahmah atau biasa dipanggil Lida ini mengaku tenang dan lega, setelah mengetahui pelakunya ditangkap polisi.

Maulida pun menceritakan peristiwa perampokan yang dialaminya saat berada di bilik ATM saat ditemui koranbanjar.net di rumahnya, Jalan Dahlia Kebun Sayur, Rabu (1/7/2021). Dia dan keluarga sudah mengikhlaskan uang yang dirampas Rp1,5 juta itu.

“Yang penting kata mama, ulun (aku) selamat, tidak diciderai, dan alhamdulillah pelakunya cepat ditangkap, ulun juga tenang,” ujar Lida.

BACA:  Kwaran Karang Intan Gelar Upacara Hari Pramuka Ke-57

Lida juga menceritakan kronologis kejadian hingga terjadinya perampokan saat mengambil uang di ATM samping Mini Market Yuyun Jalan Teluk Tiram Darat Banjarmasin. Sore itu dia mengambil uang ke ATM ingin membeli sesuatu.

“Pada waktu itu sekitar pukul 5 sore, suasana sekitar ATM terlihat masih ramai, dan ulun sempat melihat pelaku sedang duduk di ujung, namun tidak menaruh curiga sebab orang banyak,”  ceritanya.

Setelah itu, Lida masuk ke bilik ATM untuk menarik duit sebesar Rp1,5 juta. Tidak berselang lama, belum lagi sempat mengambil uangnya, tiba – tiba perampok yang diketahui bernama Arifin masuk ke dalam ATM BCA, tempat dia mengambil duit.

BACA:  Musrenbang RKPD Tahun 2022, Camat Kusan Hulu Minta Bangunkan Aula Kantor

Belum sempat keluar dari bilik ATM, perampok itu sudah mengeluarkan senjata tajam berupa pisau belati, kemudian dengan cepat menodongkan ke leher wanita yang baru bekerja di distributor Oreo di Gambut Kabupaten Banjar ini.

“Jangan bakuciak (berteriak), bila bakuciak aku bunuh, kata perampok itu. Kaget ai setengah mati bercampur gugup, takut segala, ingin berteriak, takut kalau dibunuh,” ucapnya.

Beberapa saat uang di ATM keluar, perampok itu langsung kabur mengambil uang miliknya.

“Barulah setelah itu aku berteriak, minta tolomg, namun hanya satu, dua orang yang mengejar perampok itu. Habis itu atas saran warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera dilaporkan ke Polsek Banjarmasin Timur,” katanya.

BACA:  Terungkap! Motif Pembunuhan Banjarbaru Tergiur Mobil Brio

“Jujur saja sampai saat ini aku masih trauma, dan apabila ke ATM lagi suatu saat pastilah pandangannya kesana-kemari melihat orang,”tuturnya.

Dikisahkan kembali, sebelumnya terjadi pencurian dengan kekerasan atau perampokan telah dialami seorang wanita, Maulida, warga Jalan Dahlia, Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin pada, Senin (28/6/2021).

Informasi yang diperoleh koranbanjar.net di lokasi kejadian, sore itu korban mengambil uang di ATM. Begitu mau keluar dari bilik ATM, tiba-tiba korban didatangi pelaku yang masuk ke dalam bilik ATM. Spontan, pelaku merampas secara paksa uang korban yang baru saja diambil dari ATM sejumlah Rp1.500.000.

Akibat mengalami kejadian itu korban mengaku sempat shock.(yon/sir)

(Visited 6 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 6 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *