Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Webinar Literasi Digital Kota Banjarmasin; Hadapi Era Digital dengan Literasi yang Tepat

  • Bagikan
Webinar Literasi Digital Banjarmasin.
Webinar Literasi Digital Banjarmasin.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar dengan tema “Hadapi Era Digital dengan Literasi yang Tepat” di Kota Banjarmasin, Senin (18/10/2021) pukul 10.00 Wita.

BANJARMASIN, Koranbanjar.net – Acara dibuka oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Shabrina Anwari yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Sri Astuty yang membahas tentang “Jaga Privasi dan Rekam Jejak Digital”

“Data per Januari 2021 dari 274,9 juta penduduk ada sebanyak 345,3 juta orang yang melakukan koneksi telepon seluler, 202,56 juta pengguna internet, dan 170 juta pengguna media sosial aktif” paparnya

“Banyaknya masyarakat yang mengakses internet, maka kita harus bisa menjaga rekam jejak digital kita di internet, jangan melakukan hal yang berdampak merugikan diri sendiri, pastikan jaga privasi keamanan akun media sosial kita,” pungkasnya

Narasumber kedua, Drs Syafruddin Noor yang membahas materi tentang “Kecakapan Digital”

“Kegiatan belajar mengajar di era pandemi saat ini dilakukan dengan dua cara, yaitu pembelajaran tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (online),” ujarnya

“Dalam pembelajaran jarak jauh, siswa maupun pendidik dituntut harus bisa menggunakan teknologi berbasis digital. Seperti menyiapkan modul pembelajaran, membuat video pembelajaran, membuat laman LMS, dan melaksanakan ANBK kepada peserta didik,” jelasnya

Narasumber ketiga yaitu Angel Meryci yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Mengenalkan Budaya Indonesia Melalui Literasi Digital”

Apa itu pariwisata?

Ia memaparkan, pariwisata merupakan suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.

Ia mengutip sebuah kalimat dari Didik Nini Thowok, bahwa “Kecintaan saya terhadap aeni dan budaya Indonesia menjadikan saya memiliki hasrat untuk terus mengembangkan dan melestarikan kekayaan Indonesia melalui dunia tari. Saya terus mengembangkan tarian-tarian melalui kemasan yang menarik dan menghibur dengan unsur komedi agar penonton tidak bosan dengan pertunjukan tari yang terkesan serius dan kaku,”.

Terakhir, narasumber Meri Olga Siahaan yang meyampaikan materi tentang “Etika Digital”

Ia menjelaskan ada 10 cara berinteraksi di dunia maya, yakni;

1. Ingatlah keberadaan orang lain

2. Berpikir sebelum berkomentar

3. Gunakan bahasa yang sopan dan santun

4. Menjadi pembawa dalam diskusi yang sehat

5. Jangan menyalahgunakan kekuasaan

6. Hormati waktu orang lain

7. Bagilah ilmu dan keahlian

8. Hormati privasi orang lain

9. Maafkan jika orang lain membuat kesalahan

10. Taat pada standart perilaku online yang kita jalani dalam kehidupan sehari-hari (lala)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *