oleh

Viral Disosmed Menghina Anggota BPK, Eh Akhirnya Minta Maaf!

BANJARBARU, koranbanjar.net – Viral disosial media (sosmed) postingan akun facebook bernama Emmir Januari pada dini hari yang menghina anggota pemadam kebakaran, tidak berapa lama kemudian langsung diringkus pihak kepolisian Polres Banjarbaru, Senin (16/9/2019) pagi.

Diketahui, dirinya mengatakan dipostingan “Y allah apinya sdh mengganal. Pemadam anjing hnyr ja dtg,” tulisnya diakunnya.

Akun facebook atas nama Emmir Januari alias Amirullah, mengungkapkan dirinya khilaf memosting perkataannya tersebut.

“Saya khilaf, panik. Karena rumah kakak saya yang jadi korban kebakaran,”ujarnya kepada awak media.

Ia menyatakan, tidak akan mengulangi lagi kesalahannya tersebut. “Kalau meulangi lagi, ulun siap menjalani proses hukum,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat luas, jangan sampai ada mengikuti kesalahannya tersebut.

“Jangan dicontoh sikap saya, terutama di media sosial bahasanya jangan kasar. Intinya gunakan yang positif,” lanjutnya.

Perlu diketahui, kejadian tersebut diakhiri dengan jalan damai atau musyarawarah. Sementara itu, Pemadam kebakaran 24 Emirate Banjarmasin Nadjmi mengungkapkan rasa kesalnya.

“Yang perlu kamu tau, kami sudah jauh dari Banjarmasin untuk mendatangi setiap tempat kebakaran untuk memadamkan api, kami hanya swasta tidak diberi dana dari Pemerintah,”jelasnya.

Ia mengungkapkan, tujuan BPK tulus. “Janganlah arogan, jangan lagi berbuat seperti itu. Itu saja pesan saya,” ungkapnya.

Anggota Banjarbaru Resque Zaini mengungkapkan, yang bersangkutan telah menghina seluruh pemadam kebakaran di postingannya sekitar pukul 07.00 wita.

“Ada kata-kata kasar, khususnya waktu kejadian di Cempaka Banjarbaru pagi tadi. Menghina kata-kata binatang kepada anggota pemadam, makanya kami seluruh perwakilan langsung lapor ke pihak kepolisian,” ceritanya.

Dilaporkannya oknum tersebut, diakui anggota BPK lainnya agar ada efek jera yang diberlakukan.

Perlu diketahui, di Polres Banjarbaru yang melapor seluruh perwakilan dari masing-masing unit BPK ada sekitar 50 orang. (ykw/maf)

Komentar

Berita Terkini