Tiga Posko Ketupat Intan 2021 Didirikan di Kabupaten Banjar

  • Bagikan
Rakor Kabupaten Banjar untuk pengamanan Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah. (Sumber Foto: Kominfo Banjar)
Rakor Kabupaten Banjar untuk pengamanan Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah. (Sumber Foto: Kominfo Banjar)

Kabupaten Banjar mendirikan tiga posko Ketupat Intan 2021 untuk pengamanan selama menjelang dan setelah Idulfitri 1442 Hijriyah, maupun terkait pelarangan mudik dalam mengantisipasi atau menekan pandemi covid-19.

BANJAR,koranbanjar – Pendirian tiga posko pengamanan itu diutarakan Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo ketika pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tentang kesiapan pelaksanaan operasi kepolisian terpusat “Ketupat Intan-2021,” di Aula Tri Brata Martapura, Selasa (4/5/2021) pagi.

Turut hadir dalam rakor ini, Dandim 1006 Martapura Letkol Inf Imam Muchtarom, Kadishub Banjar Aspihani, Kepala Pelaksana BPBD Banjar Irwan Kumar, Perwakilan Dinkes Banjar, Perwakilan Satpol PP, dan Jajaran Polres Banjar.

Rakor ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan larangan mudik dan pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

AKBP Andri Koko Prabowo mengatakan, pendirian 3 posko pengamanan yaitu Posko Simpang Empat, Posko CBS dan Posko Gambut.

”Pendirian posko ini bukan penyekatan atau bisa lalu lalang orang dari luar daerah harus mengantongi SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) dan Surat Sehat berupa Antigen dari dinas terkait. SIKM diperoleh dari lurah atau pejabat setempat,” ujarnya.

Dikatakan, saat pemeriksaan jika tidak bisa menunjukkan SIKM maka kepada bersangkutan akan dilakukan Rapid Antigen dari Dinas Kesehatan yang membantu di posko.

Operasi akan dilaksanakan pada tanggal 6-17 Mei 2021. Apel gelar pasukan digelar Rabu 5 Mei sebagai tanda operasi Ketupat akan berlangsung.

”Kita sangat serius dalam hal menjalankan Instruksi pemerintah tentang larangan mudik, dengan tujuan menekan penyebaran Covid 19 sehingga bisa dikendalikan” tegasnya.

Dandim 1006 Martapura Letkol Inf Imam Muchtarom menambahkan pendekatan kepada masyarakat agar dilakukan dengan humanis tapi tetap tegas. (kominfobanjar/dya)

NEWS STORY
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *