Sosialisasi KPU Jelang Persiapan Tahapan dan Jadwal Pilkada Kabupaten Banjar

Sosialisasi Pilkada oleh KPU Kabupaten Banjar, Jumat (17/5/2024) di Aston Banua di Gambut. (Sumber Foto: Erick/koranbanjar.net)

Untuk stabilitas persiapan menjelang Pilkada ada beberapa hal yang di sampaikan dalam acara sosialisasi diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar, Jumat (17/5/2024).

BANJAR, koranbanjar.net Mendekati tahapan Pemilihan calon Gubernur dan wakil Gubernur, calon Bupati dan wakil Bupati, serta calon Walikota dan Wakil walikota, KPU mengadakan kegiatan sosial, yang dihadiri tokoh penting dan pejabat.

Di acara sosialisasi bertempat di Aston Banua Hotel tersebut, sebagai narasumber adalah Ketua KPU Periode 2007-2012 Prof.Dr.H Abdul Hafiz Anshari, dalam kesempatan ini menyampaikan antisipasi dengan money politic.

“Sebenarnya yang paling sering terjadi adanya money politic kepada masyarakat seolah olah sudah menjadi tradisi, dan kami harapkan, perlahan tapi pasti untuk mengingatkan kepada calon tidak menggunakan money politic dan masyarakat saat pemilu akan tergantung dengan uang,” tegasnya.

Perlunya penindakan tegas dengan menyuarakan kepada para calon yang menggunakan money politic, akan ada tindak pidana dan akan diberikan sanksi, karena perbuatan tersebut akan menyebabkan pemilu yang tidak sehat.

“Apapun alasannya untuk money politic harus diberantas, dengan cara penegakan hukum, keterlibatan para tokoh, terutama tokoh tokoh agama untuk menyuarakan anti money politic, dan paling nyata upaya dari masyarakat sendiri untuk tidak terpengaruh dengan money politic,” tuturnya.

Selain itu, Ketua KPU Kabupaten Banjar Muhammad Nor Aripin, di dalam acara menyampaikan pengurangan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rencana akan dipakai untuk pemilihan Pilkada 2024 nanti.

“Pilkada ini jumlah TPS itu berkisar dari 400 sampai 600 pemilih untuk satu TPS, artinya kalo pemilu Pilpres Pileg kemarin 1987 TPS karena komposisi per TPS nya 300 pemilih maka kemungkinan bisa dikerucutkan,” jelasnya.

Pengerucutan sebagai antisipasi pemilih tidak jauh jauh lagi untuk pemilihan nantinya.

“Pengerucutan pasti ada tapi kita masih belum tau,” imbuhnya.

Insya Allah nanti sebelum ada pengerucutan TPS itu, sambung dia, tanggal 31 Mei itu Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) akan diterima.

“Kemudian baru dimutakhirkan oleh petugas Pantarlih, setelah itu baru penyusunan TPS,” tambahnya.

Dikatakan, kalau tidak ada skedul untuk Kabupaten Banjar akan melakukan pemutakhiran daftar pemilih, di situ nantinya baru diketahui jumlahnya. (mj-44/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *