oleh

Selain Menjadi Destinasi Wisata, di Kiram juga Ada Ini Lho..

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET –  Keberadaan Wisata Taman Kiram, di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, tidak hanya menjadi destinasi baru yang menjadi andalan Provinsi Kalimantan Selatan. Tetapi juga menjadi magnet ekonomi bagi masyarakat sekitar dan pedagang  keliling.

 

Geliat ekonomi kerakyatan itu bisa dilihat dari banyaknya para pedagang makanan dan minuman yang menggelar dagangan di kawasan area wisata.

 

Bahkan di tempat wisata baru yang menawarkan pemandangan  alami seperti lereng dan perbukitan  itu, juga tumbuh subur perkebunan rakyat seperti kacang tanah, kacang panjang, cabe berbagai jenis dan beragam jenis sayur mayur.

 

Wisata Kiram juga boleh dibilang sebagai media pendorong kebangkitan ekonomi rakyat. Para pemuda desa dan remaja  juga terlihat kreatif memanfaatkan potensi baru wisata unik yang.mengandalkan keasrian pesona alam ini.

 

Area lahan yang masih tersedia yang dulunya  belum tergarap optimal, kini mulai ditanami masyarakat dengan beragam buah atau sayuran dan kacang kacangan.

 

Seperti pada Minggu (17/6) kemarin, pemuda Desa Kiram secara khusus mengundang Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor untuk melakukan panen perdana kacang tanah.

 

Gubernur H Sahbirin Noor di sela aksi panen bersama kacang tersebut nampak gembira dengan berkembangnya ekonomi kerakyatan di sekitar lokasi wisata kiram.

 

“Alhamdulillah ternyata lahan di sini juga cocok untuk bertanam sayur mayur atau tanaman lain yang bisa mendatangkan pendapatan. Seperti baru tadi, anak muda di sini baru panen kacang tanah,” ucapnya.

 

Paman Birin juga mengungkapkan syukurnya ramainya aktivitas jual beli seperti pedagang makanan keliling di area lokasi wisata.

 

Dia berharap para pedagang tetap memperhatikan aspek kebersihan di area berjualan. Menurutnya, salah satu daya tarik sebuah tempat wisata adalah asfek kebersihan.

 

Sujono pedagang pentol  keliling, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atau pengelola  wisata kiram.

 

“Alhamdulillah sejak saya berjualan di sini, terlebih pada saat hari libur, semua dagangan daging pentol saya lebih cepat laku alias laris manis,” ucapnya penuh syukur.(hmskalsel/bdm/sir)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: