,

SEDIH, Korban Banjir Memberi Makan Pengungsi Banjir

oleh -311 views
PENGUNGSI - Berada di sebuah madrasah di Desa Lok Buntar, Kabupaten Banjar. (foto:koranbanjar.net)
PENGUNGSI - Berada di sebuah madrasah di Desa Lok Buntar, Kabupaten Banjar. (foto:koranbanjar.net)

Menyedihkan sekali persoalan yang dialami para korban banjir serta pengungsi banjir dari Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Para pengungsi banjir dari Desa Lok Buntar sempat mengalami ketiadaan makanan, sehingga untuk mengatasi hal itu, korban banjir yang masih menyisakan padi harus memberikan makan kepada pengungsi yang lain.

BANJAR, koranbanjar.net – Cerita tentang korban banjir memberi makan kepada para pengungsi banjir itu dialami seorang korban banjir asal Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar bernama Halil.

“Kamarin itu kami sempat ketiadaan makanan, lalu orangtua saya masih menyimpan hasil panen padi (banih; bahasa banjar, red). Untuk bisa memberi makan kepada pengungsi, akhirnya kami membawa banih ke pabrik untuk dijadikan beras, agar bisa memberi makan pengungsi,” demikian diutarakan Halil kepada koranbanjar.net, siang tadi, Kamis (28/01/2021).

Sementara itu dia mengatakan, saat ini mereka masih berada di pengungsian di sebuah rumah keluarganya Jl Indrasari Maartapura. “Awalnya, saya bawa pengungsi dari desa ke rumah keluarga di Desa Indrasari sebanyak 150 orang. Sekarang sebagian sudah kembali, tersisa 65 orang. Kemarin saya angkut dengan mobil pikap, alhamdulillah masih ada jalan keluar membantu masyarakat,” ujarnya.

Semula dia cukup kerepotan mengatasi kebutuhan para pengungsi, namun setelah itu dia mendapat bantuan dari Posko Ar Raudah Sekumpul, berupa makanan nasi bungkus untuk semua pengungsi sebanyak 3 kali dalam sehari. Sekarang sudah berlangsung sekitar 15 hari.

“Alhamdulillah aja Allah masih memberikan jalan keluar. Tiap hari kami mendapatkan bantuan nasi bungkus tiga kali dalam sehari, selain itu keluarga saya kebetulan usahanya agak bagus di Pontianak, sehingga terus memberikan atau menyuplai bantuan,” ucapnya.

Dijelaskan, sejak berada di rumah pengungsian, dia sering mendapat bantuan logistik, mulai makananan hingga pakaian layak pakai. Bahkan para pengungsi bisa membawa pulang sebagian besar pakaian yang diberikan donatur.(sir)

 

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan