Baznas

Sampel Air Telah Diambil, Nelayan Minta Segera Uji Lab

  • Bagikan
Aliansi Masyarakat Nelayan saat melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di PT SDO terkait dugaan pencemaran lingkungan (Sumber Foto: cah/koranbanjar.net)

Usai bersama-sama PT Sime Darby Oils (SDO) melakukan pengambilan sampel air yang diduga tercemar, masyarakat nelayan minta segera uji lab

KOTABARU,koranbanjar.net – Aksi unjuk rasa para Aliansi Masyarakat Nelayan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Kaki Gunung Sebatung, terhadap PT SDO Refinery Pulau Laut di Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, terus berlanjut.

Aksi tersebut kembali mengumpulkan puluhan masyarakat nelayan, yang kembali menuntut PT SDO dan pemerintah daerah untuk pengambilan Sampel limbah.

BACA:  Mau Nikah yang Ketiga, Kelamin Imam Masjid Dipotong Istri Kedua Pakai Pisau Dapur

Setelah membacakan tuntutan dalam aksi demo lanjutan itu, pihak perusahaan kemudian mengijinkan perwakilan nelayan untuk melakukan pengambilan sampel bersama di lokasi akhir pembuangan limbah.

Pengambilan sampel juga didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru serta pihak kepolisian Polres Kotabaru.

Menurut Koordinator Aksi, Hardiandy mengatakan, sampel yang telah diambil bersama dengan pihak PT SDO dan pihak DLH Kotabaru, diminta langsung di uji ke Laboratorium di Banjarbaru.

“Tentunya berkoordinasi dengan pihak DLH Provinsi Kalsel,” imbuhnya.

BACA:  Kalsel Ingin Sejahtera, Gubernur: Tiga Komponen Ini Harus Bersinergi

Sementara itu, Humas PT SDO Kusdaryanto mengatakan, pihaknya mengaku dengan terbuka pengambilan sampel oleh pengunjukrasa.

Ia mempersilakan perwakilan pengunjukrasa mengambil sample tersebut.

“Kami persilakan perwakilan mengambil sampel, dan didampingi pihak kepolisian, dan DLH,”katanya, Senin (13/9/2021).

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan DLH Kotabaru, Rabiatul Adawiyah mengatakan, pihaknya telah melakukan pendampingan pengambilan sampel.

“Kami akan melakukan koordinasi tekait sample ini, bersama pihak yang berkompeten,” pungkasnya. (cah/dya)

(Visited 50 times, 2 visits today)
  • Bagikan
(Visited 50 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *