Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban Membusuk di Tabalong, Sekarang Menunggu Visum

  • Bagikan
Anggota Polres Tabalong sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto: humas)
Anggota Polres Tabalong sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto: humas)

Pihak Polres Tabalong tengah melakukan penyelidikan terhadap kematian korban yang membusuk di dalam rumah, Rusnaniansyah (51), warga Desa Usih RT 06, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong. Sementara ini pihak kepolisian setempat masih menunggu hasil visum at repertum.

TABALONG, koranbanjar.net – Penemuan mayat di sebuah rumah, Desa Usih Kecamatan Bintang Ara, Tabalong pada Selasa (8/06/2021) siang, masih menimbulkan teka-teki.

Korban, Rusnaniansyah (51), ditemukan pihak keluarga dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah dengan keadaan tidak mengenakan pakaian serta sudah mengeluarkan bau menyengat.

Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori, S.I.K., CFrA melalui Iptu Mujiono Kasubbaghumas Polres Tabalong membenarkan peristiwa penemuan mayat seorang laki-laki, Rusnaniansyah (51) di sebuah rumah di Desa Usih Kecamatan Bintang Ara, Tabalong dalam keadaan meninggal dunia tanpa mengenakan pakaian dan tubuh korban sudah mengeluarkan bau menyengat.

Anggota kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto: humas)
Anggota kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto: humas)

Kini petugas Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Akp Dr. Trisna Agus Brata, SH, MH dan di Backup Polsek Bintang Ara yang dipimpin Ipda M. Ari Wibowo, SH, M.Kn sudah melakukan olah TKP dan sedang menyelidiki temuan mayat ini sambil menunggu hasil Visum et Refertum dari pihak medis. Untuk memastikan apakah jasad laki-laki ini merupakan korban pembunuhan atau bukan.

Korban ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri oleh pihak keluarga inisial NH (17), yang curiga dengan bau tidak sedap dari rumah korban. Berdasarkan keterangan warga sekitar korban terakhir terlihat pada Minggu (6/6/2021) siang, dan berdasarkan keterangan keluarga bahwa korban yang hidup seorang diri tersebut juga memiliki riwayat penyakit.

Sekarang Jenazah korban sudah dibawa ke Puskesmas Bintang Ara untuk di Visum et Repertum (VER) dan hasil sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.(mj-38/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *