Pemkab Tanbu Fokus Ubah Wajah 2021 Secara Total, Segini Target Biayanya

Jembatan Satui
Jembatan Tanah Bumbu di Kecamatan Satui, yang ditarget akan diubah Wajahnya dengan target dana kucuran RP. 400 Miliar.(Foto: Agus Hasanudin)

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu fokus pada 2021 konsentrasi untuk merubah wajahnya secara total. Target guna mempercantik wajah ini, diperlukan anggaran sebanyak Rp. 400 miliar.

TANAH BUMBU, koranbanjar.net – “Untuk merubah wajah Tanah Bumbu menuju serambi Madinah perlu dana 400 miliar untuk merubah secara total,” kata Kabid Cipta Karya PUPR Tanbu, Amruddin saat ditemui belum lama ini.

Ia memaparkan, untuk mewujudkan itu semua maka pihaknya telah menyusun perencanaannya.

“Membuat konsepnya dulu, dibuatkan kajiannya dan perencanaan, kemudian anggaran pembiayaannya yang pasti, dengan perencanaan sambil menunggu hasil pak Bupati, dr Zairullah Azhar melakukan lobi-lobi untuk merangkul anggaran dari Perusahaan,” ungkapnya.

Paling tidak kata dia, cita-cita Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar untuk merubah wajah bisa terlaksana secara visual.

Kabid Cipta Karya Tanah Bumbu
Kabid Cipta Karya PUPR Tanah Bumbu, Amruddin.(Foto: Agus Hasanudin)

“Secara visual akan tampak beda Kabupaten Tanah Bumbu saat ini sampai nanti kedepan itu pastinya akan beda. Ketika tampilan Tanah Bumbu sudah berbeda, ya otomatis ya harapannya termasuk tingkat perekonomian bisa berubah,” ujarnya.

Hal itu, dapat berdampak ke perekonomian, dan pelayanan dasar, serta segala macam dapat lebih meningkat.

“Pastinya kesejahteraan masyarakat ini, tujuan utama memakmurkan masyarakat Tanah Bumbu, jadi dengan perkembangan infrastruktur di segala sektor, maka harapannya bisa mengangkat perekonomian masyarakat, sekaligus kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Artinya kata dia begini, apabila pemikiran Bupati harus punya istilahnya memiliki wajah dulu. Ibarat kata, di poles dulu Tanah Bumbu.

“Sehingga, nantinya kemungkinan besar, dapat menarik investasi. Iyakan kalau melihati wajah Tanah Bumbu cantik itu mungkin bisa menjadi daya tarik,” ujarnya.

Imbasnya, sektor pariwisata dapat berkembang, kemudian orang yang ingin menginvestasi dananya untuk berusaha di Tanbu setidaknya bisa lebih terbuka.

“Konsep Pak Bupati nanti merangkul, pengusaha-pengusaha yang sekarang ini sedang berusaha di Kabupaten Tanah Bumbu untuk bisa ikut berkontribusi. Karena memang itu kewajiban pengusaha, itu kontribusinya bukan hanya sebatas kerjasama saja,” ungkapnya.

Namun, memang ada kewajiban untuk menyalurkan sebagian dari pada keuntungan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).

“CSR itu kewajiban sudah tingkat nasional, seperti itulah yang mau di gali. Kita kemarin ada rencana mau membangun bundaran, nah rencana mau bangun bundaran Adi Pura. Karena itu, nanti akan dilakukan pada recofusing anggaran sehingga itu di tangguhkan,” jelasnya.

Sebagai informasi, perubahan wajah itu bakal dirasakan ketika orang masuk ke Kabupaten Tanah Bumbu.

Dari Kecamatan Satui, bakal ada pintu gerbang yang nantinya mencerminkan pada Tanbu kedepannya memiliki target menuju Serambi Madinah.

“Jadi mulai pintu gerbang sudah ada kesan seperti itu, kemudian median Satui, median di Satui itu di sungai danau itu juga mau di benahi. Nah dipasangkan lampu penerangan jalan yang di kombinasikan dengan Asmaul Husna,” terangnya.

Selanjutnya, ketika sampai di angsana nantinya bakal dibuatkan ruang terbuka hijau (RTH), dan titik seterusnya masuk ke daerah Pagatan, yakni adanya Masjid Apung yang saat ini proses pembangunan.

“Nah disitu nanti ada lagi pintu gerbang yang mau masuk ke kawasan Pagatan. Jadi sebelum masuk di masjid apung itu nanti kita desain ada jembatan penyeberangan karena kalau kita dari Banjarmasin masuk ke Pagatan itu sebelah kiri kita itu mau rencana dibebaskan untuk area parkir. Dari situ nanti di buatkan jembatan penyeberangan, di kombinasikan dengan pintu gerbang,” tandasnya.(ags/hip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *