Baznas

Pasutri Perlakukan Lansia Seperti Budak, Dihukum 8 Tahun Penjara

  • Bagikan
ILUSTRASI - Lansia
ILUSTRASI - Lansia

Pasangan suami istri di Melbourne, Australia dihukum 8 tahun penjara karena memperlakukan seorang lansia seperti budak. Pasangan ini dipenjara atas kejahatan kemanusiaan.

KORANBANJAR.NET – Menyadur ABC Rabu (28/07/2021), pasangan bernama Kandasamy dan Kumuthini Kannan ini mengurung asisten rumah tangga mereka dan menyiksanya selama beberapa tahun.

Mereka memaksa nenek ini bekerja keras dan kerap menyiksanya. Lansia yang tak disebutkan namanya ini datang dari India ke Australia untuk bekerja di sektor informal.

BACA:  Wanita Tunawisma Tewas Terkapar di Jalan A Yani Km 9 Kertak Hanyar

Dia kemudian diterima di rumah pasangan ini dengan perjanjian boleh kembali ke India dua kali. Tapi pada kunjungan ketiganya tahun 2007, dia diperbudak oleh keluarga Kannan.

Lansia 60-an tahun ini dipaksa memasak, membersihkan dan merawat anak-anak pasangan itu selama delapan tahun dengan bayaran di bawah rata-rata, sekitar $3,39 atau Rp 36 ribu per hari.

Jaksa mengatakan ini adalah kasus perbudakan dengan periode paling lama di Australia. Pasangan yang ngotot berkata tidak salah ini berencana mengajukan banding.

BACA:  Tingkatkan Taraf Kesehatan, Pemkab Banjar akan Laksanakan Kampanye Imunisasi Campak

Kasus perbudakan ini muncul sejak keluarga korban tak dapat menghubunginya sehingga polisi Victoria datang ke rumah keluarga Kannan tapi pasangan itu berkata tak melihatnya sejak tahun 2007.

Kenyataannya, wanita itu sedang dirawat di rumah sakit dengan nama palsu karena dia pingsan dan ditemukan di genangan air kencingnya sendiri.

Wanita itu harus dirawat intensif dan kemudian memberi tahu pihak berwenang bahwa dia dipukuli dengan ayam beku dan disiram dengan air mendidih.

BACA:  Workshop Ekonomi Kreatif Pembuatan Sablon di Lokbaintan

“Dia kurus kering dan beratnya sekitar 40 kilogram,” kata Justice Champion.

Kumuthini Kannan, 53, diperintahkan untuk menghabiskan delapan tahun di balik jeruji besi. Sedangkan suaminya, Kandasamy Kannan, 57, dihukum enam tahun penjara.(koranbanjar.net)

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)
  • Bagikan
(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *