BNN

Pasangan Kakek dan Nenek Termuda di Dunia, Umur 30 Tahun Sudah Punya Cucu

  • Bagikan
Pasangan Kakek dan Nenek termuda asal Inggris. (foto: Suara.com)
Pasangan Kakek dan Nenek termuda asal Inggris. (foto: Suara.com)

Pasangan suami-istri asal Inggris ini disebut sebagai pasangan kakek dan nenek termuda di dunia. Pasalnya, di usia 30 tahun merak sudah punya cucu.

KORANBANJAR.NET – Melansir Mirror, pasangan bernama Jenni Medlam dan Richard tersebut memiliki cucu saat masih berumur 30-an tahun.

Jenni Medlam menjadi nenek di usia 34 tahun, sementara suaminya berumur 35 tahun. Cucu pasangan ini yang bernama Isla-May lahir pada Juni 2021 kemarin.

Jennie sendiri melahirkan anak di usia muda. Ia hamil ketika masih berumur 16 tahun dan melahirkan di umur 17.

Kini setelah menjadi nenek dan kakek, Jenni dan Richard pun sering membuat orang lain kaget. Mereka sering dianggap sebagai orangtua dari sang cucu.

“Ketika kami keluar dengan Isla, orang-orang menganggap dia adalah putriku dan Richard,” jelas Jenni.

“Ketika kami menjelaskan ke mereka bahwa kami adalah kakek dan neneknya, mereka sangat terkejut. Banyak orang tidak percaya saat kami beritahu,” tambah Jenni.

Pasangan ini sendiri paham mengapa orang lain terkejut. Bahkan, Jenni juga kaget ketika putrinya dulu memberi kabar sedang hamil di usia muda.

Namun, Jenni dan Richard akhirnya menerima kabar kehamilan tersebut sekaligus peran mereka sebagai kakek dan nenek di usia muda.

“Menjadi kakek-nenek di usia muda berarti kau punya lebih banyak waktu untuk mencintai cucumu dan menyayangi mereka untuk lebih lama,” lanjut Jenni.

“Kami mungkin juga akan menjadi nenek dan kakek buyut.”

Jenni sendiri punya tiga orang anak dengan Richard. Namun, dirinya sempat kesulitan karena menjadi ibu di usia muda.

Tidak hanya itu, Jenni mengungkap jika dirinya dulu tidak mendapat dukungan karena hamil di usia 16 tahun. Namun, ia kini berusaha mendukung sang putri.

“Aku tahu pasti apa yang dirasakan Charmaine (putriku) ketika harus memberitahuku dia hamil.”

“Tapi aku berkata itu tubuhnya dan keputusannya, dan aku akan tetap mendukungnya,” lanjut Jenni.

Hingga kini, Jenni sendiri masih tinggal satu atap dengan putrinya, menantunya, sekaligus cucunya. Hal tersebut membuat keluarga mereka makin dekat.

Tidak hanya itu, Jenni juga membantu merawat cucunya sehingga sang putri bisa beristirahat hingga melanjutkan kuliah.

“Putriku ingin pergi kuliah dan belajar soal kecantikan. Ada stereotip soal ibu muda yang kurasa tidak adil. Kau masih bisa menikmati hidupmu dan memperoleh apa yang kau inginkan meski kau punya bayi di usia muda,” tambah Jenni.(koranbanjar.net)

Sumber : Suara.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =